Jumat, 28 Juni 2019

Target Dalam Hidup

Ya.. akhirnya setelah bertapa dan mencari inspirasi, saya kembali menulis lagi. Kali ini, saya akan membahas tentang target dalam hidup. (kalau orang korea bilang, Trajet dalam hidup. Hahaha, bukan, itu model salah satu mobil brand korea). Owkey, jadi sebenarnya, apa sih target itu? Kenapa setiap orang harus punya target? Gimana caranya mencapai target yang diinginkan? Ini yang akan kita jawab satu per satu. 
Target, adalah suatu hal yang bisa memicu dan memotivasi kita agar bisa meraihnya. Tentunya, target ini sangat penting dan banyak jenisnya. Secara umum, target itu dibagi 3: Jangka pendek, menengah dan panjang.contoh yang jangka pendek, adalah masuk ke tempat kerja idaman misalnya. nah kalau jangka menengah, misalnya adalah memiliki rumah sendiri, punya kendaraan sendiri dan lain sebagainya. nah kalau jangka panjangnya, misalnya menikah dengan calon idaman (mungkin). Sebenarnya, itu hanya sekedar perumpamaan saja. Nah, pertanyaan berikutnya, why everyone must have a target?? Target, adalah hal yang bisa melecut semangat seseorang untuk terus bergerak. Contohnya, kalau kita ingin masuk ke tempat kerja yang kita inginkan, nah kita dapat melihat apa aja sih persyaratannya, nah kalau sudah tau, kita langsung improve dan kembangkan diri kita, guna menjadi orang yang lebih baik lagi. Nah, cara untuk mencapai target yang kita inginkan adalah dengan terus menerus berjuang dan mengembangkan diri kita. 1 hal yang paling penting, adalah berdoa kepada Tuhan, karena apabila kita hanya berusaha saja tanpa berdoa, insya Allah hasilnya adalah nol besar, dan kita harus selalu ingat, bahwa SEGALA SESUATU TERJADI ATAS KEHENDAK TUHAN. Semoga menginspirasi.. Ciao... 

Minggu, 16 Juni 2019

Bahagia Itu Mudah

Ilustrasi
Setiap orang pasti ingin bahagia. Banyak orang yang merasa hidupnya tidak merasakan apa itu bahagia. Sebelum kita bahas bagaimana caranya berbahagia, saya akan coba kasih tau apa itu bahagia.
Bahagia adalah rasa dimana seseorang merasa sangat senang, tenteram, damai, dan kalau bahasa spiritualnya, mengeluarkan aura positif. Nah, rasa bahagia itu, bisa timbul dari 2 faktor, yaitu internal dan external. Faktor internal, diantaranya:
1. Rasa senang atas pencapaian yang berhasil diraih
2. Rasa puas atas usaha yang dilakukan
adapun faktor external yang mempengaruhi rasa bahagia diantaranya:
1. Pujian atas pencapaian seseorang
2. Berhasil membuat orang lain senang atas perbuatan kita
Saat ini, banyak orang yang merasa hidupnya kurang berbahagia, entah karena kekurangan uang, atau kurang perhatian (mungkin), dan lain sebagainya. Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan untuk berbahagia, diantaranya:
1. Banyak melakukan hobby kita
2. Berteman dengan banyak orang
3. Tidak memikirkan hal-hal yang berat
4. Selalu santai dalam menghadapi permasalahan
5. Bersyukur atas pencapaian kita hari ini, dan meminta pada Allah agar diberikan yang lebih dari hari ini
Sebenarnya banyak cara orang untuk berbahagia, itu hanyalah sedikit dari sekian banyak cara orang berbahagia. Intinya, BERBAHAGIALAH, karena SETIAP ORANG WAJIB BERBAHAGIA.. Ciao..

Jumat, 14 Juni 2019

Hormatilah Ibumu, Maka Kau Akan Bahagia, Bahagiakanlah Istrimu, Maka Rezekimu Akan Melimpah

Ilustrasi
Yas, di post kali ini, saya akan membahas tentang hal yang harus dilakukan oleh laki-laki, terutama bagi yang sudah menikah alias berumah tangga. Gambar di atas merupakan ilustrasi 2 wanita. Ada 2 wanita yang harus diperlakukan dengan baik oleh laki-laki. penasaran?? Langsung saja kita bahas..
1. Ibu
Ya, sosok seorang ibu memang tidak bisa dihilangkan bagi setiap manusia, tidak hanya bagi laki-laki, namun begitu pula bagi perempuan. Nah, ada hadits Nabi Muhammad SAW, bahwa suatu ketika, seorang sahabat mendatangi beliau, seraya bertanya tentang siapa yang harus dihormati olehnya. Kemudian, Rasulullah menjawab, "Ibumu" pertanyaan yang sama diajukan oleh sahabat itu, sampai 3 kali, dan jawaban Rasulullah pun masih sama. Kemudian barulah saat sahabat itu bertanya untuk yang keempat kalinya, Rasulullah menjawab, "ayahmu". Dari hadits tersebut, dapat kita ambil satu kesimpulan penting, bahwasanya ibu merupakan sosok yang harus amat sangat dihormati. Terutama bagi seorang laki-laki. Hal ini berdasarkan pada hadits Nabi SAW, bahwasanya "kuasa" seorang ayah kepada anak perempuannya hanya sampai anak perempuannya menikah, sedangkan "kuasa" seorang ibu kepada anak laki-lakinya tetap berlaku, walaupun anak laki-lakinya sudah menikah, dan hanya akan selesai ketika salah satu diantara mereka wafat menghadap Allah SWT. Adapun cara membahagiakan ibu kita adalah dengan selalu memberikan yang terbaik untuknya, dan juga selalu mematuhi apa yang dikatakannya selama tidak melanggar ketentuan Allah dan Rasulullah.
2. Pasangan
Ada seseorang pernah berkata, bahwasanya dibalik kesuksesan dan kehebatan lelaki, ada wanita hebat dibelakangnya yang selalu mensupport dan mendukungnya dalam setiap kondisi. Hal itu memang benar, karena memang pasangan yang baik adalah dia yang selalu mendukung kita dalam setiap kondisi, baik itu susah, maupun senang. Namun apakah kita pernah berpikir, sudah baikkah kita kepada pasangan kita? Seberapa sering kita membuatnya tersenyum, dengan hadiah kecil kita? Entah dengan sekadar memberi kabar, atau memberikan kecupan indah dikeningnya, saat kita bertemu dengannya? Hal-hal tersebut bisa membuat bahagia pasangan, dan juga ada hadits Nabi SAW, bahwa doa seorang istri tidaklah ditolak. (Logikanya, kalau pasangan kita tidak bahagia, bagaimana dia mau tulus mendoakan kita?)
Tentunya, masih banyak cara yang bisa kita lakukan untuk membahagiakan kedua orang itu, semoga yang sedikit ini bermanfaat dan menginspirasi.. Ciao..

Kamis, 13 Juni 2019

Ramadhan Berlalu, Ibadah Jangan Kendor

Yas, setelah libur sejenak, Saya kembali lagi menulis di Blog saya ini.. Oh ya.. Saya ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H, bagi seluruh umat muslim di seluruh jagat raya ini, semoga kita selalu diberikan keberkahan dan kembali menjadi manusia yang fitri. (Tapi bukan yang namanya Fitri ya..) Nah di post kali ini, saya ingin membahas tentang apa yang harus kita lakukan setelah Ramadhan berlalu. Tentunya, kita merasakan satu kesedihan besar, ketika bulan suci Ramadhan pergi meninggalkan kita semua. Hal ini wajar, menurut saya, karena memang, dibulan Ramadhan banyak terdapat keberkahan di dalamnya, baik bagi umat muslim, ataupun non-muslim (coba ngaku, yang hobinya nyari makanan takjil sore-sore, padahal dia ga puasa.. hahaha) memang banyak keberkahan di dalam bulan Ramadhan itu sendiri, salah satunya yang tadinya ibadahnya kurang rajin, jadi lebih rajin (ngaku ga lu pada??). itu cuma salah satu dari sekian banyak keberkahan di bulan Ramadhan. Semoga kita ketemu dengan Ramadhan berikutnya ya.. Aamiin.
Ok, back to our topic, saya akan bahas mengenai apa yang harus kita lakukan setelah Ramadhan berlalu. Nah, kalau menurut saya sih ya, kita harus tetap istiqomah, alias teguh pendirian. Kalau yang tadinya pas Ramadhan rajin sedekah, terus tetap tingkatkan sedekahnya, yang tadinya misalnya cuma sedekah 5000 perak, naikin jadi 50 ribu perak, terus naikin lagi jadi 500 ribu perak, lama lama jadi kebiasaan yang baik yang susah dihentikan. Terus, kalau sudah istiqomah, kita juga harus berpikir, gimana caranya mengajak orang lain berbuat kebaikan, ya intinya sih, menyebarkan virus kebaikan. Kan kalau kita berhasil mengajak orang lain melakukan kebaikan, kita dapat pahala juga, Insya Allah. intinya, Tingkatin dah tuh, yang namanya kebaikan, karena kalau kita jadi orang baik, ada aja cara Allah buat mempermudah  jalan hidup kita, terus yang paling penting, keep istiqomah, walaupun sering kita denger yang namanya kadar iman itu naik turun, tapi tetap harus berusaha buat mempertahankan apa yang sudah kita raih. kalaupun turun, jangan terlalu turun, nanti susah naikinnya.. dan satu lagi, semoga post ini bermanfaat buat kita semua.. Ciao..

Bukan Sekadar Ijab Kabul: Menghidupkan Makna Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah dalam Pernikahan

 Hello world! Semoga sehat dan bahagia. Kali ini saya akan sedikit membahas tentang apa itu sakinah, mawaddah, wa rahmah, dalam pernikahan. ...