Senin, 18 November 2024

Sekolah Gratis, Standar Pendidikan Negara Turun Drastis?

    Hello world, semoga semua sehat dan bahagia selalu. Saya ingin sekali membahas tentang sebuah fenomena yang cukup menyita perhatian saya. Bukan tanpa alasan, saya tertarik membahas ini karena saya berada dibidang ini. Check this out everybody!

    Bicara tentang akhlak seseorang, pastilah ada beberapa faktor yang menentukan terciptanya akhlak seseorang. Salah satunya adalah faktor pendidikan. Walaupun tidak semua orang yang tidak berpendidikan itu akhlaknya 404 alias gaada akhlak, tapi pendidikan ini menurut saya mampu memberikan dampak signifikan bagi terciptanya akhlak seseorang. Kalau kita bicara lebih jauh soal pendidikan, di Indonesia ini khususnya di Jakarta, ada sebuah fenomena yakni sekolah gratis. Program ini katanya sih mulai terlaksana bulan Juli 2025 mendatang. Tapi, coba kita pikirkan, dengan keadaan pendidikan saat ini, terutama tentang gaji guru dan tenaga pendidik yang memang bisa dikatakan belum cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Apakah bisa mengajar dengan baik, jika bayarannya saja tidak sesuai? Bukan saya mengingkari tentang keikhlasan seorang pendidik, cuma ya tetap saja kita harus tetap memikirkan kesejahteraan guru juga. Saya paham, alasan diadakannya program ini adalah untuk mencegah anak putus sekolah, tapi kesejahteraan guru dan tenaga pendidik harus juga diperhatikan. 

Ilustrasi sekolah (Picture generated from AI by: Bing Image Creator)

    Dari hal ini (sekolah gratis) saya agak takut jika nantinya, standar pendidikan negara akan turun drastis, sehingga output lulusan satu lembaga pendidikan ini jadi tidak memiliki kualitas dan daya saing yang bagus. Mengingat zaman sekarang teknologi sudah semakin berkembang, zaman sudah semakin maju dan seolah-olah dunia ini tidak ada batasan, maka sudah sepatutnya setiap lembaga pendidikan menciptakan lulusan yang bagus dan mempunyai daya saing yang baik pula. Apakah pemerintah bisa menjamin bahwa kualitas pendidikan bisa bertahan atau berkembang jauh lebih baik dengan program ini? Atau justru program ini akan menjadi bumerang? Semoga pemerintah mampu menjalankan program ini dengan baik, dan standar pendidikan Indonesia mampu berkembang jauh ke arah yang lebih baik.

Ciao..

Jumat, 11 Oktober 2024

Kenapa Kebanyakan Wanita Itu Pencemburu?

    Hello (again) world. Senang rasanya, saya bisa nulis lagi, sepertinya terakhir postingan saya itu di tahun 2023 ya? (udah tau masih nanya lagi lu). Saya kali ini mau ngasih tau beberapa alasan, dari pertanyaan (mungkin) semua cowok. Kadang, kita sebagai cowok itu kan bingung, kenapa, seorang perempuan, a.k.a wanita, alias cewek itu orangnya kebanyakan pencemburu? Mungkin bagi teman-teman readers, (terutama para pejantan tangguh) lagi bingung soal masalah yang satu ini. Ternyata eh ternyata.. Ada alasan kenapa perempuan itu kebanyakan pencemburu (Saya ga bilang semua ya, nanti para ladies malah nyerang saya lagi kalau saya bilang semua cewek itu pencemburu) Ini beberapa diantaranya:

1. Rasa sayang yang amat sangat kepada pasangan.
    Perempuan adalah penyayang dan penenang bagi pasangannya, oleh karena itu, dia bisa amat sangat sayang ke pasangannya. Bahkan, kalau udah bucin, cewek itu bisa ngasih apapun ke pasangannya. (jangan bucin banget ya guys, inget, hubungan itu 1% cinta, 99% kompromi)

2. Perempuan itu tidak suka berbagi
    Mungkin sudah jadi hal umum, kalau yang namanya pasangan, itu tidak ada orang yang mau berbagi dengan orang lain. Karena memang pasangan kita, adalah seutuhnya dan sepenuhnya milik kita. Bahkan ada ungkapan yang menyatakan, kalau berbagi pasangan, itu sama seperti berbagi perasaan (Akuin aja dah tuh, walaupun tidak semua, tapi pasti kebanyakan begitu kan?)
Ilustrasi wanita (Picture Generated by Bing Image Creator)


3. Kasih sayang yang diberikan oleh laki-laki.
    Mayoritas laki-laki itu setia, (bukan setiap tikungan ada, tapi emang beneran setia.) Contohnya seperti BJ Habibie, dan Susilo Bambang Yudhoyono (tau kan, bapak-bapak ini siapa?) Memang, banyak juga cowok yang suka 'bermain', tapi, Tidak semua laki-laki… bersalah padamu Contohnya aku mau mencintaimu Tapi mengapa engkau masih ragu. (loh, kok nyanyi?)

4. Sifat alamiah wanita.
    Siti Hawa cemburu karena Adam pulang terlalu larut malam, padahal dia wanita satu-satunya di bumi saat itu. Zulaikha cemburu pada tanah, hanya karena Yusuf selalu memandang tanah setiap kali bertemu dengannya. Aisyah cemburu karena Rasulullah selalu menyebut nama Khadijah, padahal beliau telah wafat sebelum dirinya menikah dengan Rasulullah. Memang ternyata sudah dari dulu wanita itu pencemburu. dan dapat dikatakan, ini merupakan sifat alami dari wanita.

Intinya, jikalau kamu tidak mau dicemburui oleh wanita, jangan bertingkah macam-macam. Sayangi dia, dan buat dia bahagia. Ada ungkapan menarik: jikalau kamu ingin diperlakukan seperti raja oleh wanitamu, maka perlakukan dia seperti ratu.

Jangan lupa bahagia :)

Bukan Sekadar Ijab Kabul: Menghidupkan Makna Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah dalam Pernikahan

 Hello world! Semoga sehat dan bahagia. Kali ini saya akan sedikit membahas tentang apa itu sakinah, mawaddah, wa rahmah, dalam pernikahan. ...