Selasa, 23 Desember 2025

Bukan Sekadar Ijab Kabul: Menghidupkan Makna Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah dalam Pernikahan

 Hello world! Semoga sehat dan bahagia. Kali ini saya akan sedikit membahas tentang apa itu sakinah, mawaddah, wa rahmah, dalam pernikahan. Let's check this!

    Memang yang namanya pernikahan selama ini mungkin dianggap hanya soal: ijab kabul. Tapi sebenernya, lebih dari itu. Menikah itu adalah tentang sakinah, mawaddah, wa rahmah. lengkapnya, saya jelasin pelan-pelan.

1. Sakinah

    Sakinah sendiri, berasal dari kata Arab: As-Saakinah, maknanya: ketenangan. Pernikahan itu harus bisa menenangkan, jangan hanya jadi beban pikiran baru. Cara meraih sakinah, tentunya banyak, diantaranya: Saling sayang, cinta, dan ridha. (kok kayak kenal ya? Pernah denger dimana gitu?) selain itu, diperlukan juga ketulusan dalam melayani pasangan, dan kerjasama untuk meraih pahala dari Allah. ada juga yang bilang, sakinah itu saling menenangkan satu sama lain dalam segala kondisi. Kalau di Al-Quran, sakinah tidak dijelaskan secara gamblang, tapi Allah berfirman:

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Artinya: Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.

Jikalau kita perhatikan, ada kata-kata: Litaskuu ilayha, bermakna: merasa tenteram, kepadanya. Ketenangan itu, bisa didapatkan kalau ada rasa cinta (mawaddah) dan rahmah (rahmat, atau ridha).

2. Mawaddah

    Konsep kedua: mawaddah. maknanya: mencintai, menyukai. Hal ini tercipta dari hati manusia dan terjadi secara naluriah. Maka dari itu, ketika sudah menikah, cintailah pasangan anda dengan sungguh. jangan mencintai dalam sehat dan suka saja, tapi cintailah dalam segala kondisi. Jangan hanya ketika masih muda, gagah, dan cantik saja. karena banyak orang yang bilang: menikahlah dengan karakternya, bukan hanya dengan fisiknya. fisik bisa berubah, tapi karakter, terbentuk dari lama, dan tidak bisa berubah.

3. Rahmah

    Konsep terakhir: rahmah. artinya: ridha, menerima. Dalam berumah tangga, terimalah segalanya dari pasangan anda. Senangnya, sedihnya, bahagianya, ngambeknya, tantrumnya, semuanya. Ketika kita sudah menerima kondisi pasangan, maka kita bisa mencintainya lebih mudah, dan juga kita bisa lebih dicintai oleh pasangan kita. Percaya deh, cinta itu awalnya menerima, kemudian melihat itu sebagai hal yang indah, karena sifat mencintai itu dari Dia yang maha indah.

Sakinah, mawaddah, dan rahmah bukanlah sekadar ungkapan lisan. Untuk mewujudkannya diperlukan komitmen keagamaan yang kuat serta kesepahaman bersama antara suami dan istri. Agar ketiganya benar-benar berfungsi dalam membangun keluarga sakinah mawaddah wa rahmah, kedua pasangan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Ketika hal tersebut diabaikan, hubungan rumah tangga berpotensi dikuasai oleh hawa nafsu, yang pada akhirnya dapat berdampak pada pembentukan karakter anak yang kurang baik secara akhlak. Kalau kata Kepala KUA Senen Anis Fuad: “Sakinah dimaknai tentram sedangkan mawaddah bermakna kasih yang ditandai adanya rasa cinta yang diwujudkan mau saling memberi. Sementara warohmah bermakna sayang yang berwujud mau saling menerima kekurangan masing-masing”.

Jangan lupa bahagia :)

Jumat, 09 Mei 2025

Menikah Itu Seru, Tapi... Tantangan di Balik Kebahagiaan

Hello World... Semoga selalu sehat dan bahagia. kali ini, saya akan membahas tentang apa yang sedang diusahakan oleh rata-rata generasi 90-an akhir, dan 2000-an awal. Penasaran? Let's check this out!
    Rata-rata, generasi Z, yang lahir dari tahun 1997, sampai masa 2000 an awal, mungkin sudah banyak yang memulai tahap baru dalam kehidupan mereka, yakni menikah. Banyak yang bilang: Menikah itu seru, enak, bisa berduaan terus sama pasangan, bisa bahagia terus-menerus, dan banyak lagi. Tapi, tau gak sih? Menikah itu lebih dari itu. saya jelasin pelan-pelan ya.

Ilustrasi Pasangan Suami Istri ((Picture generated from AI by: Bing Image Creator)

  1. Menikah itu tujuan utamanya adalah ibadah
    Tujuan utama menikah itu, adalah ibadah, karena memang, dalam pernikahan bakalan banyak godaan dari internal (kamu dan pasangan), dan external (Keluarga, dan lingkungan). Allah berfirman dalam Al-Quran:  
وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Artinya: Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.

    2. Menikah itu tanggung jawab.

    Ketika kita sudah menikah, kita memikul tanggung jawab baru, sebagai suami dan istri. Tanggung jawabnya diantara lain: Suami mencari nafkah, baik lahir dan batin istri, kemudian istri juga bertanggung jawab untuk melayani suami. melayani disini, bukan berarti dianggap sebagai pembantu, tapi maknanya adalah membuat suami ridha akan istrinya. (biasanya kalau orang yang menganggap kalau melayani suami itu artinya sama seperti pembantu, dia mungkin menganut aliran patriarki)

3. Menikah itu lebih dari komitmen.

    Ada yang bilang: ah, nikah itu kan sama seperti komitmen. Padahal sesungguhnya, menikah itu lebih dari komitmen. didalam pernikahan, ada yang namanya tanggung jawab moril dan materiil, ada juga unsur ibadah dan ketaqwaan kepada Tuhan, dan lainnya. Jadi, menikah bukan hanya tentang komitmen, tapi juga tentang bagaimana kita meraih ridha Tuhan, agar kita selalu dianggap baik dimata Tuhan.

Intinya, menikah bukan hanya sekedar soal keinginan, namun soal kesiapan, baik fisik, mental, dan aspek lainnya.

Jangan lupa bahagia :)

Bukan Sekadar Ijab Kabul: Menghidupkan Makna Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah dalam Pernikahan

 Hello world! Semoga sehat dan bahagia. Kali ini saya akan sedikit membahas tentang apa itu sakinah, mawaddah, wa rahmah, dalam pernikahan. ...