Selasa, 24 Desember 2019

Ucapan Selamat Natal: Antara Toleransi, dan Pandangan Islam Terhadapnya

Setelah sedikit sibuk dengan berbagai macam kesibukan, akhirnya saya dapat menulis lagi di blog ini. Tidak terasa ya, sudah mau memasuki tahun 2020. Nah, harapan pembaca sekalian apa nih di tahun 2020 nanti? kalau saya, berharap agar kehidupan saya jauh lebih baik lagi kedepannya, dan pastinya masalah jodoh juga masih saya cari sampai sekarang (I'm still single, by the way). Pastinya, kalau kita sudah berharap kepada-Nya, alias berharap sama Allah, kita harus mematuhi apa yang diperintahkan, dan menjauhi larangan-Nya. Termasuk juga larangan yang ditunjukkan Nabi Muhammad SAW. Ada satu hal menarik nih, mengenai ucapan "Selamat Natal" kepada umat kristiani, dari kita yang beragama Islam. (Ini tidak ada maksud untuk memecah persatuan dan toleransi ya, saya hanya memberi tahu apa yang saya tahu soal ini, jikalau ada yang ingin bertanya lebih lanjut, bisa menghubungi guru agamanya masing-masing). dalam satu hadits nabi SAW pernah bersabda, yang artinya: Barang siapa mengikuti suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari kaum tersebut. Nah, berhubung hadits ini berisi demikian, dan kita merayakan idul fitri, idul adha, maulid Nabi Muhammad SAW, dan Isra Mi'raj, dan tidak ada hari Natal yang diperingati oleh umat kristiani, maka HARAM hukumnya, kita yang beragama Islam, mengucapkan selamat natal. Ini bukan masalah intoleran, atau masalah persatuan. Justru ini yang dipelajari dan dipraktikkan oleh Nabi Muhammad (berdasar hadits di atas). Justru menurut saya, kalau ada orang yang merasa paling toleran dan paling menjunjung persatuan dan kesatuan, dia harus bisa menerima dan menghormati agama lain. Bukankah apabila saling menghormati itu indah? Toleransi yang diajarkan, seharusnya bukan toleransi yang menganggap semua agama itu sama, tapi toleransi itu, adalah ketika kita mampu menyikapi perbedaan keyakinan, dan menemukan jalan tengah untuk saling bersatu membangun negeri.
Sekali lagi saya tekankan, SAYA TIDAK ADA MAKSUD MEMECAH PERSATUAN, ATAUPUN ,MERASA TIDAK TOLERAN KEPADA AGAMA LAIN justru saya ingin menekankan bahwa, tak ada perbedaan, maka takkan ada persatuan.
Demikian, semoga bermanfaat dan menginspirasi! Ciao...

Rabu, 27 November 2019

Melihat Rasa dan Mendengar Kopi di Kopi Tuli

Penulis dengan Mbak Putri, founder dari Kopi Tuli 

Akhirnya, setelah berjibaku dengan tugas yang luar binasa (eh) biasa banyak, dan sempat drop selama beberapa hari, saya dapat kembali menulis dalam blog saya ini. Kali ini, saya tidak akan membahas politik, ataupun mengkritik para elit politik. Tapi kali ini saya akan membahas satu sosok inspiratif, yang berhasil membuat saya speechless dengan cerita beliau. Ini dia!
Nama beliau Mbak Putri. Beliau adalah salah satu dari tiga pendiri kedai kopi "Kopi Tuli". Kenapa nama kedainya "Kopi Tuli"? Ternyata, usut punya usut, karyawan dari kedai kopi ini adalah teman-teman yang memiliki disabilitas tuli. Ternyata, bukan hanya karyawannya saja, namun, ternyata pendiri dari kedai kopi ini, sama. (jujur, saya merasa kagum dengan beliau, karena dibalik keterbatasannya, beliau mampu membuat bisnis yang sangat hebat.) Kedai Kopi Tuli, berdiri sejak 12 Mei 2018, dengan cabang pertamanya di Limo, Depok, Jawa Barat. Saat ini, kedai kopi ini sudah memiliki 2 cabang, cabang kedua, terdapat di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan. Cabang kedua ini, berdiri sejak 14 Oktober 2018 (foto diambil di cabang kedua, di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan). Awal mula berdirinya kedai kopi ini, adalah berasal dari kekecewaan Mbak Putri, karena ditolak saat melamar pekerjaan dikarenakan disabilitas yang beliau miliki. Berangkat dari kekecewaan itu, Beliau memutuskan untuk membuka bisnis. Bersama dengan dua orang temannya, Mas Adhika dan Mas Erwin. Ada cerita unik didalamnya, suatu hari, beliau mendapatkan pesan dari Mas Adhika, yang bertanya tentang bisnis apa yang bagus, kemudian, Beliau bertanya tentang hobi dari Mas Adhika. Mas Adhika mengatakan bahwa beliau sangat suka minum kopi, dan akhirnya, mereka setuju untuk membuat usaha kopi. Nah, tujuan dibuatnya kedai ini adalah selain untuk menciptakan lapangan kerja bagi teman-teman disabilitas tuli, adalah untuk mengajarkan bahasa isyarat Indonesia (Bisindo) kepada teman-teman dengar. Jumlah karyawan di seluruh kedai kopi ini berjumlah enam orang, dengan rincian empat orang ditempatkan di kawasan Duren Tiga, dan dua orang ditugaskan di cabang Limo, Depok Jawa Barat. Hambatan yang paling besar adalah dalam hal komunikasi. Mereka berkomunikasi dengan bahasa isyarat. Selain dengan bahasa isyarat, mereka juga melihat gestur tubuh dan gerak bibir untuk berkomunikasi. Nah, bicara soal menunya, pun tidak kalah unik dengan nama kedainya. Ada Kopi Susu Koso, Kopi Susu Wings, Kopi Susu Siput, Laut Biru, Daun Susu, Kopi Susu Tanah, Matahari, Marmer Hitam, Kopi Awan, Tanah Susu, dan masih banyak lagi. Total ada dua belas minuman yang bisa dipesan di kedai ini. Nah, kata Mbak Putri, semua nama menu dalam kedai Kopi Tuli ini terinspirasi dari alam. (bukan alam penyanyi ya!) Kecuali Kopi Susu Koso, Kopi Susu Wings dan Kopi Susu Siput yang diambil dari nama tiga orang pendiri kedai ini, yaitu, Adhika Prakoso, Erwin, dan Putri. Rencananya, cabang ketiga akan dibuka di kawasan Bintaro Jakarta Selatan.
Semoga menginspirasi ya, dan jangan lupa datang ke kedai Kopi Tuli! 

Rabu, 23 Oktober 2019

KIM 2019-2024

Yas, akhirnya saya bisa kembali menulis lagi, setelah memperhatikan keadaan sekitar yang cukup membuat saya ingin menulis namun belum mendapat inspirasi. (ngelesnya bisaan ya?) ok, kali ini, ada satu hal yang cukup menarik untuk kita bahas. Penasaran? Ini dia!
Kabinet Indonesia Maju, (atau dalam hal ini akan saya singkat dengan KIM), sebuah kabinet yang baru dibentuk oleh presiden RI Bapak Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya, Ustadz Dr. K.H. Ma'ruf Amin. Ada yang menarik disini, dalam list lengkap KIM  (silakan klik link untuk melihat list kabinet lengkapnya ya!) ada 1 nama yang sangat luar biasa, yaitu, Co-Founder Zalora Indonesia, dan juga mantan CEO Gojek, siapa lagi kalau bukan Nadiem Makarim. Hal ini menjadi tentu saja menjadi sorotan. Tidak hanya di Indonesia, tapi juga dunia internasional. (mungkin dunia ghaib juga kali ya? hahaha). Banyak yang mengomentari hal ini, (dan memang dasar netizen Indonesia sangat kreatif). diantaranya ada yang berkomentar, bahwa saat Mas Nadiem  -begitu beliau minta disapa- menjabat mendikbud, maka pembayaran SPP, alias uang sekolah, bisa menggunakan Go-Pay. (jujur, saya tertawa mendengar hal ini, tapi kalau bisa beneran, alhamdulillah). kemudian, ada lagi yang bilang, kalau kantin di sekolah akan dihapuskan, dan digantikan oleh layanan Go-Food, kemudian, untuk antar jemput, bisa menggunakan Go-ride atau Go-car. Kemudian, saya berpikir, kenapa tidak sekalian, seragam sekolah digantikan dengan jaket Go-Jek? tentunya ini sangat inovatif, karena apabila ada murid yang kehujanan saat pulang sekolah, dia tak perlu repot berteduh. Hanya dengan menggunakan fitur yang ada di jaket itu, dia akan sedikit terlindungi. hahaha. (saya tidak serius, hanya sekadar guyonan saja).
Intinya, selamat bekerja untuk KIM 2019-2024! Semoga Amanah, dan bisa bermanfaat untuk masyarakat.
Demikian, Semoga terhibur. Ciao...  

Rabu, 16 Oktober 2019

Menyerah Dalam Hidup? Oh Tidak Bisa!

Bismillahirahmanirrahim.. Pembaca yang luar biasa, saya senang sekali bisa kembali menyalurkan ide yang ada dalam kepala saya melalui tulisan. Tentunya, dengan berbagai macam tema, mulai dari masalah cinta, hidup, bahkan politik. Kali ini, saya akan sedikit membahas tentang hidup, atau lebih tepatnya, kehidupan. Setiap kita, manusia, tentunya memiliki titik jenuh, dalam menghadapi permasalahan hidup kita. Karena memang, kita hidup itu, penuh dengan masalah. Kenapa saya berani berpendapat seperti itu? Karena memang, kita hidup ini sudah memiliki masalah dari sejak kita membuka mata ketika bangun dari tidur kita. Masalahnya apa sih? Perasaan kalau kita bangun itu udah, bangun aja, ga ada masalah apa-apa. Nah, masalah yang kita hadapi ketika bangun tidur, adalah: apakah kita mau melanjutkan tidur, dan bermimpi lagi? Atau kita mau bangun dari tidur kita, dan mewujudkan mimpi yang kita alami saat kita sedang tertidur tadi. Itu baru 1 masalah, dan tentunya masih banyak masalah-masalah lain dalam kehidupan kita di dunia ini. Sebenarnya, kalau kita hidup tidak ada yang namanya masalah, itu sama saja seperti orang yang sudah mati. Lha, kok gitu? Nah, begini, kita tau kan, yang namanya alat pemantau denyut jantung di rumah sakit? (kalau kurang paham, bisa klik tulisan yang berwarna ungu ya!) Alat itu akan menampilkan garis naik turunnya detak jantung kita dalam bentuk grafik, yang pastinya ada naik, turun, datar. Sama seperti kehidupan, apabila kita hanya datar saja dalam hidup, maka itu sudah dianggap seperti orang yang mati. di indikator alat pemantau denyut jantung, apabila grafiknya hanya datar saja, maka dokter akan mencoba untuk membangkitkan denyut jantung pasien sampai ada garis yang naik atau turun lagi. Itu dapat diumpamakan sebagai kehidupan, kalau hidup kita datar saja, tanpa ada masalah di dalamnya, maka sama saja kita seperti orang yang mati. Nah, permasalahan yang muncul ketika kita banyak masalah adalah, kita ingin menyerah, dan pasrah. padahal, kalau kita menyerah, maka kita akan terus ditekan, oleh keadaan. Bukannya Allah udah bilang dalam surat Al-Insyirah ayat 5-6? 
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
Artinya: Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. 
Nah, jadi, jangan menyerah, dalam menghadapi masalahmu, kalau misal tidak mau dikerjakan, lebih baik tidak usah, karena nanti apabila kita terlalu memikirkan masalah kita, insya Allah kita bisa stress, dan bisa gila. Satu hal yang lebih penting dari itu semua adalah: jangan pernah lupakan Tuhan, karena Dia akan selalu membantu kita dalam setiap saat kita memerlukan Dia.
Demikian, Semoga menginspirasi.. Ciao..





Selasa, 24 September 2019

Reformasi 4.0 atau Orba 4.0?

Setelah merenung, dan memperhatikan kondisi, saya memutuskan untuk menulis tentang judul ini. SAYA BERTUJUAN MENULIS HANYA UNTUK SEKADAR BERPENDAPAT, MURNI PENDAPAT SAYA PRIBADI, TANPA MAKSUD MENYINDIR SALAH SATU PIHAK DEMI ALLAH.  Baiklah, saya akan langsung bahas saja.
Reformasi, apa yang anda pikirkan saat pertama kali mendengar kata itu? Perubahan? atau kekuasaan? atau mungkin, perbaikan sistem? Banyak spekulasi yang muncul saat mendengar kata itu. Tapi, menurut saya, hanya kata kedua saja yang bisa dijadikan definisi bagi reformasi di Indonesia ini. Mengapa saya berani mengatakan hal seperti itu? Nyata di hadapan kita saat ini, bahwa negara sedang kacau. Pemerintah yang menyalahgunakan kekuasaan, hanya demi kepuasan mereka! RUU KPK, yang berindikasi melemahkan KPK dan RKUHP yang berisi pasal yang kontroversial pun hampir di sahkan. (Jujur demi Tuhan, saya sangat berharap hal ini tidak terjadi). Kita ambil contoh, Pasal penghinaan presiden. Kalau kita berkaca pada asas negara ini, yang menganut demokrasi, saya rasa tidak ada masalah dalam mengkritik presiden, karena memang, kita kembali pada hakikat sebagai berikut: "Presiden juga manusia, dan manusia pastilah pernah melakukan satu dua kesalahan, dan manusia tidak ada yang sempurna" (karena sempurna itu hanya Allah dan lagu Andra and the Backbone) jadi tidak ada masalah jika kita ingin mengkritik presiden, selama kritik itu tidak asal mengkritik, dan disertai saran yang membangun. karena di asas demokrasi sendiri pun dikatakan, bahwa kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat, bahkan ada ungkapan dalam bahasa latin, yang artinya, 'suara rakyat adalah suara Tuhan'. Ini hanya perumpamaan saja, maksud saya disini adalah, Bagaimana suara Tuhan mau didengar, sedangkan suara rakyat saja tidak mau didengar? Kemudian timbul masalah baru, mahasiswa demo. Ketika mereka berdemo, menyuarakan aspirasi masyarakat, mereka diaggap bar-bar, tidak beradab, dan menentang pemerintah! Padahal, mereka hanya ingin menyampaikan suara rakyat, yang merasa dirugikan. Saya berharap, semoga pemerintah bisa lebih bijak dan mendengar suara rakyat, karena para pegawai pemerintahan, makan uang rakyat, yang otomatis mereka harus bisa mempertanggung jawabkan apa yang mereka kerjakan pada rakyat, terutama pada Tuhan, karena semua pasti akan menerima balasan dari Tuhan atas apa yang mereka kerjakan.
Semoga bermanfaat dan menginspirasi, dan saya tekankan sekali lagi, DEMI ALLAH, INI HANYA SEKADAR PENDAPAT PRIBADI, TANPA MAKSUD MENYINDIR DAN MEMBELA SATU PIHAK.  Ciao..

Jumat, 16 Agustus 2019

SDM Unggul, Indonesia Maju (Katanya)

Kali ini, dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74, saya akan membahas tentang tema HUT RI tahun ini. Saya menulis tulisan ini, TIDAK UNTUK MENYINGGUNG SATU GOLONGAN, DAN HANYA MERUPAKAN PENDAPAT SAYA SEBAGAI AWAK MEDIA DAN GENERASI MUDA YANG AKAN MENERUSKAN TONGGAK PEMERINTAHAN. Langsung saja kita bahas.
Berbicara tentang tema HUT RI yang 74, tema yang diusung adalah SDM Unggul Indonesia Maju. Namun, pada kenyataan yang terjadi sekarang adalah SDM Indonesia kurang bisa bersaing dengan masyarakat luar negeri. kita dapat ambil contoh, China, yang negaranya juga besar pun, mampu untuk menjadi negara yang maju, hal ini terbukti dengan banyaknya kita mengimpor barang dari China. Padahal, dari segi SDA (Sumber Daya Alam) Negara Indonesia lebih kaya, Namun, mengapa Indonesia kurang mampu untuk bersaing dan maju seperti China? Yang menjadi permasalahan utama tak lain dan tak bukan adalah SDM (Sumber Daya Manusia) Indonesia yang kurang mampu untuk membuat negara ini bersaing. Hal ini terjadi juga akibat dari sifat masyarakat Indonesia yang suka "jam karet" dalam membuat janji, dan juga kurangnya support bagi SDM yang mampu mengharumkan nama Indonesia. Hal ini terbukti dengan kurangnya pemberitaan tentang anak bangsa yang berprestasi dan mengharumkan nama bangsa. Pemberitaan di Indonesia, lebih sering diisi dengan kebobrokan dan kejelekan, kasus korupsi, narkoba, dan lain sebagainya. Padahal banyak oknum yang mampu mengharumkan nama Indonesia, Seperti contohnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, yang mampu membuat Jakarta menjadi kota yang maju dan diakui oleh dunia Internasional. Namun apakah media memberitakan itu? Hanya sedikit saya rasa. Karena memang terlalu banyak media yang memberitakan apa yang ingin didengar oleh pemerintah, bukan menjadi tempat rakyat berpendapat. Seharusnya, media lebih banyak memberitakan prestasi anak bangsa yang sukses mengharumkan negaranya, dan mampu menjadi tempat untuk rakyat beraspirasi dan berpendapat, bukannya menjadi "budak" pemerintah. Kurangnya support bagi SDM yang mampu mengharumkan nama bangsa juga terbukti dari banyaknya cendikiawan yang "diusir" dan tidak diakui oleh negaranya sendiri, padahal dia diakui oleh dunia Internasional. Contohnya adalah BJ Habibie. Beliau begitu disegani di dunia Internasional, namun ditolak oleh bangsanya sendiri. Hal ini dibuktikan dengan ditolaknya laporan pertanggungjawaban beliau pada sidang umum MPR 1999. Seharusnya, untuk menciptakan SDM Unggul, pemerintah melakukan perbaikan, terutama dengan masalah pendidikan, yang terutama adalah pendidikan moral. (silakan klik link yang saya tautkan, untuk membuktikan apa yang saya tulis adalah 100% fakta).
Indonesia, tanah yang makmur, dan indah ini, sekarang sudah berusia 74 tahun, marilah kita sebagai generasi muda mulai mempersiapkan apa yang ingin kita lakukan terhadap bangsa ini. terus menginspirasi, dan semoga, Indonesia selalu diberikan rahmat oleh Tuhan Yang maha kuasa.
Demikian, sebuah pendapat, dari seorang mahasiswa yang kuliah di Ciputat, yang ingin menjadi inspirasi dan menularkan semangat bagi seluruh umat. Ciao..

Minggu, 11 Agustus 2019

Idul Adha dan Perintah Berkurban

Yas, selamat hari raya Idul Adha, untuk seluruh umat muslim di dunia ini. Berbicara soal Idul Adha, pasti ada hubungannya sama kurban. Sebenarnya, bagaimana sih, sejarahnya diperintahkan kurban itu? Kemudian, apa saja yang boleh dijadikan kurban? dan apa sih, Idul Adha itu? Pertanyaan itu akan saya bahas disini. Langsung saja kita bahas.
Idul Adha, adalah salah satu hari besar umat Islam, yang jatuh setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Pada hari raya ini, umat Islam yang mampu untuk berkurban. Sejarah berkurban itu sendiri, sudah dimulai sejak zaman Nabi Adam AS, dimana saat itu, kedua anak Nabi Adam, yaitu Qabil dan Habil, diperintahkan Allah untuk memberikan kurban dari apa yang mereka usahakan. Saat itu, Qabil berkurban hasil bumi yang kurang bagus, sedangkan Habil mengurbankan hasil ternak yang terbaik. Allah pun menerima qurban yang diserahkan oleh Habil. Kemudian, qurban yang biasa dilakukan oleh masyarakat saat ini, berasal dari apa yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Awalnya, Nabi Ibrahim bernazar, apabila suatu saat memiliki anak, maka dia rela menyembelih anaknya. Akhirnya, Nabi Ibrahim dikaruniai anak yang diberi nama Ismail. Suatu ketika, Nabi Ibrahim bermimpi menyembelih anaknya. Setelah kejadian itu, Nabi Ibrahim menceritakannya kepada Nabi Ismail. Kemudian, Nabi Ismail berkata: Wahai ayahku, lakukanlah apa yang Allah perintahkan padamu, niscaya, engkau akan mendapati aku sebagai orang-orang yang sabar. Setelah mendapat persetujuan dari Nabi Ismail, maka Nabi Ibrahim melakukan penyembelihan terhadap anaknya. Allah pun menggantinya dengan seekor gibas (sejenis kambing) dari surga.
Nah, sebenarnya, hewan apa saja sih yang boleh untuk dijadikan sebagai sembelihan kurban? Ini dia nih hewan yang diperbolehkan menjadi sembelihan kurban:
1. Kambing
Kambing adalah hewan yang paling banyak dicari untuk dijadikan kurban. 1 ekor kambing, diperbolehkan untuk berkurban oleh 1 orang saja.
2. Kerbau
Kerbau diperbolehkan untuk berkurban. 1 ekor kerbau diperbolehkan untuk berkurban oleh 7 orang.
3. Sapi
Sapi merupakan hewan yang cukup banyak dicari untuk dijadikan kurban. hampir sama seperti kambing. Namun, sapi boleh dijadikan kurban untuk 7 orang.
4. Unta
Memang, hewan yang satu ini kurang populer di Indonesia untuk dijadikan kurban. Namun, ternyata unta boleh dijadikan hewan kurban, untuk 7 orang. Bahkan ada 1 riwayat yang menyebutkan bahwa unta boleh dijadikan kurban untuk 10 orang.
Itu tadi sekilas tentang Idul Adha dan Kurban, Selamat Idul Adha! ingat, hanya 4 hewan itu yang boleh dikurbankan. untuk yang lain seperti ayam, bebek, apalagi perasaan, tidak bisa dikurbankan.
Semoga menginspirasi fellas! Ciao... 

Senin, 05 Agustus 2019

Mati Listrik di Jakarta, Tanggung Jawab Siapa?

Setelah bertapa, dan merenung, akhirnya saya kembali menulis lagi. dan saya berterima kasih untuk mati lampu massal di Indonesia, karena ini yang akan saya bahas dalam blog saya kali ini. So, let's check this out, fellas! (tulisan berikut dibuat bukan untuk menyinggung satu pihak, hanya menyampaikan aspirasi, dan fakta yang terjadi di lapangan)
Sebagaimana kita tahu, dari tanggal 4 Agustus yang lalu, Jakarta, dan sebagian pulau Jawa digemparkan dengan "mati lampu massal" (bukan "Seperti Mati Lampu" ya? Karena kalau "Seperti Mati Lampu" itu lagunya Nassar dan kita auto dangdutan) Nah, katanya nih, penyebab mati lampu massal di Jakarta dan sebagian pulau Jawa ini disebabkan karena ada masalah di pembangkit listrik di salah satu daerah di Jawa Tengah. Tentunya, ini jadi masalah besar untuk pemerintah, mengapa ini bisa terjadi? Perlu diketahui pula, bahwa mati lampu massal kali ini adalah "prestasi" yang sangat luar biasa, karena menjadi sorotan media asing kurang dari waktu 1 hari. (silakan klik tulisan "menjadi sorotan media asing kurang dari waktu 1 hari" untuk melihat beritanya). Dampak dari mati lampu massal ini sendiri sangat banyak sekali, dan tentunya ini merugikan banyak pihak, mulai dari PLN yang mengaku rugi 90 Milyar, hingga masyarakat yang pasti mengalami kerugian terbesar. Mengapa saya berani mengatakan bahwa masyarakat mengalami kerugian terbesar? Karena memang mobilitas masyarakat terganggu, akibat pemadaman ini. Banyak yang mengeluhkan KRL tidak beroperasi, signal handphone sangat sulit, hingga moda transportasi daring yang terganggu. berdasarkan fakta di atas, memang dapat disimpulkan bahwa masyarakatlah yang mengalami kerugian terbesar. Yang saat ini menjadi pertanyaan adalah, "KEMANA PARA ELIT YANG MEMPERSIAPKAN KONSEP ERA INDUSTRI 4.0? Apakah mereka hanya datang dengan memberikan harapan palsu? (karena kalau "alamat palsu" itu lagu dangdut) Ini sungguh miris, dan tentunya kembali, Indonesia berhasil menorehkan "prestasi" yang sangat hebat di mata dunia, dan lucunya lagi, Kepolisian Republik Indonesia mengatakan ada sabotase dalam kasus mati lampu massal ini (silakan klik tulisan berwarna ungu untuk melihat beritanya). Tentunya memang ini sangat membuat semua orang terkejut terheran-heran sebab abang belum pernah kesana (lah, kok jadi sayur kol ya?) karena memang, Indonesia belum secanggih negara maju lain (contoh: Amerika Serikat) yang mampu memadamkan aliran dari pembangkit listrik hanya dari sebuah laptop saja.
Kini, semua pihak saling tuding dalam kasus ini. Semoga ini cepat berlalu, dan Indonesia bisa menorehkan prestasi (dalam artian positif) yang lebih hebat lagi. Tidak seperti saat ini. Dan semoga, kita, generasi muda, mampu untuk memajukan bangsa ini, menuju bangsa yang disegani, dan kembali menjadi "Macan Asia" seperti dahulu kala. 
Semoga Menginspirasi, karena ini hanyalah aspirasi dari seorang mahasiswa yang belajar ilmu komunikasi, yang tidak suka basa-basi apalagi nasi basi. Ciao..

Rabu, 31 Juli 2019

Filosofi Jadwal Bus

Pasti kita semua suka naik bus, entah hanya untuk berkeliling kota, atau mungkin, menjadikan mobilitas kita sehari-hari. Menjadi suatu kepastian, bahwa kita pasti akan melihat jadwal yang tersedia di setiap halte untuk menunggu bus yang akan kita naiki. Namun, sadarkah kita bahwa sesungguhnya jadwal bus yang sering kita lihat itu memiliki suatu filosofi? Kali ini, saya akan coba mengupas secara tajam setajam silet (kok jadi acara gosip ya?) tentang filosofi jadwal bus. Here we go!
Jadwal bus, pastilah kita suka melihatnya di halte-halte bus di Jakarta, atau bahkan di terminal bus di seluruh Indonesia. Ternyata, sadarkah kita kalau ini mengingatkan kita, bahwa sesungguhnya kita sedang menunggu giliran? Jadwal bus dapat diibaratkan sebagai jadwal kita untuk menghadap Allah SWT. Apabila bus yang ingin kita naiki sudah tiba, pastilah kita langsung menaikinya, dan bus itu akan mengantar kita ke tujuan kita. Sama seperti ini, Apabila giliran kita menghadap Allah sudah tiba, maka kita akan langsung menghadap pada-Nya. bus pada ilustrasi kali ini dapat diumpamakan sebagai alam kubur, yang akan menghantarkan kita menuju keabadian alam akhirat.

Semoga bermanfaat dan mengispirasi, dan semoga ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua.. Ciao...

Senin, 29 Juli 2019

Pendewasaan Diri

Setiap orang, pasti akan menjadi tua. Namun, terkadang, banyak persepsi yang mengatakan bahwa menjadi tua sudah pasti menjadi dewasa. sebenarnya, menjadi dewasa tidak harus menunggu tua. Namun, sebelum kita menjadi tua, kita dapat menjadi dewasa. Nah, sebenarnya, dewasa itu seperti apa? Saya akan coba bahas secara singkat, padat, dan jelas (karena kalau terlalu dalam nanti susah keluar).
Dewasa.. mendengar kata itu, muncul berbagai macam persepsi, dari yang positif, atau mungkin yang negatif (you know what I mean right?) tapi, yang negatif ini tidak akan saya bahas, karena tidak sesuai dengan tujuan saya menulis blog ini. (kalau mau tau tujuan saya menulis blog ini, silakan buka tulisan saya berikut: First Post on this Blog) Owkey let's talk about this then..
Nama Saya Muhammad Febiandri Satya Ananda, saya masih berusia 20 tahun saat ini, dan ini hanyalah sekadar pendapat saya, tentang pendewasaan diri. Menjadi dewasa, itu merupakan suatu pilihan, mengapa begitu? Karena memang, nyatanya masih banyak orang yang berusia tua, yang bersifat kekanak-kanakan. Yang saya maksud kekanak-kanakan disini adalah, dia lalai atas tanggung jawabnya. Mengapa saya bisa bilang seperti itu? Karena memang, anak-anak belum terlalu paham akan arti sebuah tanggung jawab. Berikutnya, orang yang dewasa secara pikiran adalah, dia yang mampu memilih jalan hidupnya menuju arah yang baik, atau bisa dibilang, dia yang sudah benar-benar paham apa perbedaan hal yang baik dan buruk. Maksudnya adalah: dia mampu berpikir panjang, bahwa dia akan hidup dalam jangka waktu yang lama, dan tau, bahwa dia memiliki banyak hal yang harus dijaga, termasuk badan, hati, dan pikirannya sendiri. Yang terakhir, orang dewasa haruslah memiliki target dalam hidupnya.(untuk penjelasan tentang target, silakan klik link nya ya). Contoh begini: Saya harus lulus kuliah dengan IPK Minimal 3,75 atau Saya harus diterima bekerja di perusahaan itu. Itu adalah contoh target.
Intinya adalah: Kembangkan diri kita, untuk menjadi dewasa dan teruslah menginspirasi! Ciao...

Rabu, 17 Juli 2019

Sistem Pendidikan di Indonesia: Masalah dan Solusinya

Kali ini, saya tertarik untuk membahas tentang dunia pendidikan. Alhamdulillah, saya diberikan kesempatan untuk berkecimpung di dunia ini (kalau tidak berkecimpung di dunia ini, percayalah, saya sudah berada di alam yang lain). Owkey, yang saya maksud dunia disini adalah dunia pendidikan, bukan dunia lain (karena kalau dunia lain, itu acara tentang makhluk ghoib). Permasalahan yang akan saya bahas secara singkat ini, (karena kalau bahasnya panjang kali lebar kali tinggi itu adalah rumus matematika) adalah tentang sistem pendidikan di sekolah, membangkitkan semangat peserta didik, atau malah membunuhnya? (maksud membunuhnya adalah membunuh semangatnya, karena kalau membunuh muridnya, insya Allah auto masuk hotel prodeo) dan juga tentunya, saya akan berikan solusi terhadap masalah ini. So, check this out guys!
Berbicara mengenai dunia pendidikan di Indonesia, tentunya banyak hal yang bisa dibahas. sistem pendidikan di Indonesia, bisa dikatakan merupakan 'warisan' dari zaman kolonial dahulu, dengan menganut sistem "wajar" (wajib belajar) 12 tahun, (dahulu 9 tahun), pemerintah kita berharap akan terciptanya generasi emas Indonesia yang maju, berprestasi dan menginspirasi. Program itu dicanangkan pemerintah dalam rangka menyambut "Indonesia Emas 2045". Program itu sendiri dicanangkan pemerintah dalam rangka 100 tahun kemerdekaan Indonesia ini. Permasalahan yang timbul adalah, apakah sistem pendidikan yang berlaku di Indonesia ini membangkitkan semangat peserta didik, atau malah membunuh semangatnya? Mengapa saya bilang membunuh? Karena memang, banyak guru di negara kita tercinta ini, "mematikan" semangat dan cita-cita anak muridnya. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya guru yang mengharapkan anak didiknya memperhatikan penjelasan yang disampaikan. Belum lagi, kalau ada orang tua yang tidak mendukung cita-cita anaknya. Tentunya, ini sangatlah miris. Bukannya saya tidak setuju dengan sistem pendidikan ini, namun, alangkah baiknya, sistem pendidikan itu yang mendukung setiap keinginan anak didik di Indonesia ini.
Saya akan berikan ilustrasinya, Di sebuah kelas, ada seorang guru, dia tidak pernah memarahi anak muridnya ketika tidak ada yang memperhatikan dirinya menjelaskan. Satu ketika, ada anak murid yang bermain gitar saat dia sedang menjelaskan pelajaran. Lantas sang guru menghampiri anak yang sedang bermain gitar tersebut. Suasana kelas pun hening, seluruh kelas berpikir bahwa anak yang bermain gitar akan mendapatkan hukuman dari guru tersebut. Namun, apa yang terjadi? Guru tersebut berkata, "Nak, permainan gitarmu bagus, kapan mau rilis album musiknya? Nanti, Bapak minta ya? Bapak bangga punya anak murid yang pandai bermusik". Sontak saja, seisi kelas terkejut terheran-heran mendengar perkataan gurunya.
Tentunya, kenyataan yang kita hadapi sekarang ini, berbanding terbalik dengan apa yang saya sampaikan melalui ilustrasi diatas. Dimana mungkin sebagian guru, yang hanya menginginkan anak didiknya mampu menguasai kurikulum yang diajarkan, dan hanya mengejar target semata. Tentunya, ini sangat stagnan dalam arti, apabila kurikulum sudah tercapai, dan target sudah tercapai, tidak ada perkembangan skill kemampuan si anak murid. Karena memang, pada kenyataannya, skill lah yang akan lebih dominan untuk dipakai dimasa depan. Saya tidak bilang bahwa akademik itu tidak penting, namun, apabila skill dan akademik itu baik, maka Insya Allah, banyak orang yang bisa mewujudkan "Indonesia Emas 2045".
Sedikit solusi atas masalah ini, karena setiap ada masalah, harus diselesaikan dengan solusi (karena kalau mengatasi masalah tanpa masalah itu tagline pegadaian, dan kalau mengatasi masalah tanpa solusi itu tagline ILK alias Indonesia Lawak Klub). adalah:
1. Dukungan dari guru dan orang tua
Hal ini sangatlah penting, karena memang, tidak dapat dipungkiri dan tidak dapat dibantah, bahwa guru dan orang tua memiliki peran besar dalam kesuksesan anak murid. Pepatah arab mengatakan bahwa, orang tua menurunkan anak dari langit ke bumi, dan guru menaikkan anak dari bumi ke langit. maksud dari pepatah tersebut adalah: orang tua wajib mendampingi anak dengan memberikan support dan dukungan terhadap anaknya, dan guru wajib memberikan ilmu yang bermanfaat guna mendukung kesuksesan anak baik di dunia maupun di akhirat.
2. Dukungan dari pemerintah
Tentunya, ini tidak bisa dilupakan. Pemerintah sudah memberikan dukungan melalui program wajib belajar tadi, ditambah dengan Kartu Jakarta Pintar Plus, dan kartu Indonesia Pintar yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
3. Kemauan dari diri sendiri
Ini merupakan Inti dari seluruh solusi yang saya berikan, karena apabila tidak ada kemauan, maka tidak akan terealisasikan apa yang diimpikan.
Semoga bermanfaat dan menginspirasi.. ciao..

Minggu, 14 Juli 2019

Kecurangan yang Terkalahkan

Di post kali ini, saya akan sedikit cerita tentang hakikat kecurangan yang akan kalah. Cerita ini hanya fiktif belaka, apabila ada kesamaan nama tokoh dan tempat, itu di luar unsur kesengajaan. (udah kayak sinetron ya). 
Dahulu, ada seorang anak yang sangat tampan (kata yang ngarang sih begitu) namanya adalah Jono, lengkapnya, Jono Joni Jontor (kayak judul film lama ya?) Nah, Jono ini sangatlah berani dalam mengungkapkan pendapatnya, saking beraninya, dia kadang-kadang sedikit menyindir orang yang mengajaknya bicara. "Itu karena saya sedikit kritis dalam memandang satu masalah" katanya ketika dia ditanya mengapa dia bisa berani dalam berpendapat.
Satu ketika, desanya, yang bernama Desa Suka Kamu mengadakan pemilihan kepala desa. Ada 2 calon yang memperebutkan kursi kepala desa. Calon pertama bernama Mena, Lengkapnya, Menangislah Sebelum Menangis Itu Dilarang (aneh ya? udah kayak warkop DKI). sedangkan yang kedua bernama Ciro, Lengkapnya, Jaenuddin Ngaciro. 2 orang ini memiliki sifat yang berbeda, Mena adalah seorang yang amat tertib, dan jujur. sedangkan Ciro sebaliknya, dia suka melakukan kecurangan, tidak jujur, dan seorang yang bermulut besar. 2 orang ini sangat dikenal baik oleh Jono.
Satu ketika, Ciro menghasut masyarakat agar tidak memilih Mena sebagai kepala desa. Alasannya, karena Mena kurang berpengalaman dan hanya lulusan S1, sedangkan Ciro sudah menjadi professor dengan peringkat cumlaude. Akhirnya, warga yang mudah terhasut pun terpengaruh oleh omongan Ciro. Namun, pada saat pemilihan, Ciro kalah suara tipis sekali dengan Mena. Ciro yang terkejut terheran-heran menanyakan kepada pemilihnya, mengapa tidak semua warga memilih dia. Ada salah satu warga yang mengatakan bahwa Ciro hanyalah seorang pembohong besar dan kurang pantas menjadi kepala desa. Mendengar itu, Ciro pun kesal, dan bertanya tentang siapa yang memberi tahu hal itu. Sontak saja mendengar hal itu, Jono menjawab bahwa dia lah yang memberi tahu hal itu. Jono sudah tau bahwa Ciro akan melakukan penghasutan kepada warga. Akhirnya, Jono pun langsung meminta warga agar tidak mudah percaya dengan omongan Ciro. Akhirnya, Jono pun mendapatkan hadiah berupa tembakan yang hampir menewaskan dirinya. Untung saja, petugas kesehatan langsung sigap membawa Jono ke rumah sakit. Di rumah sakit, Jono mendengar bahwa Mena membutuhkan dirinya sebagai penasihat. Jono pun berjanji bahwa kalau dia sudah sehat, maka dia akan membatu Mena. Setelah beberapa pekan, Jono pun diperbolehkan pulang. Jono pun mencari Mena, setelah bertemu, Jono menanyakan tentang Ciro. Muna mengatakan bahwa Ciro sekarang sudah mendekam di hotel prodeo atas tuduhan penipuan. Akhirnya, Mena dan Jono memimpin desa Suka Kamu dengan penuh keadilan.  

Jumat, 12 Juli 2019

Karena Hidup Adalah Pilihan

Kali ini saya akan berbicara mengenai pilihan. Mengapa saya memilih topik ini? Karena memang, sejatinya dalam kehidupan kita selalu dihadapkan dengan pilihan. Apakah kita mau menjadi baik atau buruk, atau bahkan, dalam urusan pasangan pun, kita dihadapkan dengan berbagai pilihan. Kita dapat ambil contoh seperti ini: "Jika si A, dia serius denganmu, dia berjuang untukmu, dia benar-benar sayang padamu. sedangkan si B, dia hanya memanfaatkanmu saja, tidak terlalu peduli denganmu, dan sedikit bersikap egois padamu. Maka, mana yang akan kamu pilih?? Tentunya, sudah menjadi rahasia umum, apabila di dalam setiap pilihan pasti mengandung konsekuensi (karena kalau mengandung anak manusia, maka dia sudah dapat dipastikan adalah ibu hamil, dan apabila dia mengandung babi, sudah dapat dipastikan dia adalah induk babi dan haram). Pastinya, kita cukup bingung dengan berbagai macam pilihan yang ditawarkan kepada kita. Nah, topik yang akan saya angkat dengan tinggi tapi tidak ketinggian (karena kalau sudah ketinggian nanti susah turunnya) kali ini adalah "bagaimana caranya, agar kita tidak salah memilih?" dan "apa cara yang harus ditempuh apabila kita sudah terlanjur salah memilih?" Penasaran? Let's check this out, fellas!

Berbicara mengenai pilihan, saya akan membahas sedikit tentang pembagian pilihan. Pilihan berdasarkan jangka waktunya, dibagi menjadi 3 (karena banyak orang yang harus memilih banyak pilihan, maka cukup dibagi 3 saja, kalau dibagi 2 terlalu besar, dibagi 4 terlalu kecil). ada pilihan untuk jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. contoh pemilihan jangka pendek adalah, apa yang akan kita lakukan ketika kita baru bangun dari tidur kita. apakah kita akan tidur lagi dan melanjutkan mimpi, atau kita akan bangun lalu mewujudkan mimpi kita saat tidur tadi. Nah untuk pilihan jangka menengah, salah satu contohnya adalah: ketika kita ingin berangkat untuk bekerja atau kuliah, maka pakaian seperti apa yang akan kita gunakan? Apakah kita akan menggunakan baju warna-warni dengan celana polkadot? atau kemeja formal dengan celana bahan? atau berpakaian casual dengan celana denim dan kaus berkerah? Kemudian, untuk pilihan jangka panjang, ada satu contoh yang sederhana, namun terkadang, kita cukup sering kurang cakap memilihnya, yaitu memilih pasangan hidup. Nah, agar tidak bingung, (karena kalau bingung nanti harus pegangan, biar ga pusing) saya akan berikan sedikit tips and trick untuk mencegah kebingungan ini.
1. Lihatlah, apakah pilihan kita itu sesuai dengan diri kita.
Seringkali, kita memilih atas dasar keinginan semata, begitu dilakukan, ternyata kurang atau bahkan tidak sesuai dengan diri kita. Nah, untuk hal seperti ini, bisa dilihat dengan cara kita lebih mengenali diri kita, bakat apa yang ada dalam diri kita
2. Pikirkan efek jangka panjangnya
Tentunya, ini cukup dan amat sangat penting, sebelum kita memutuskan hubungan ini (lho, kok baper ya?) maksudnya, kita harus memikirkan efek jangka panjang, terhadap keputusan yang kita ambil. Jikalau kau cinta (lah kok jadi lagunya Judika ya?) Jikalau efeknya buruk bagi kita, lebih baik pikirkanlah kembali Snoopy!

Tadi sudah dibahas mengenai tips and trick kalau kita bingung memilih satu pilihan. Sekarang akan saya bahas mengenai cara yang harus ditempuh apabila sebuah mobil melaju dalam kecepatan 60 km/jam, berapa waktu yang diperlukan untuk mencapai jarak 180 km? (Lah, kok jadi soal Matematika?) tips and trick mengenai apa yang harus dilakukan apabila kita terlanjur salah memilih maksudnya.
Nah, kalau sudah terlanjur salah memilih, kita coba mengubahnya, caranya, yaitu dengan beradaptasi, kemudian coba mengubahnya sedikit sedikit.
Intinya, jadilah orang yang pintar dalam menentukan pilihan, karena, hidup adalah pilihan.
Semoga menginspirasi.. Ciao!

Senin, 08 Juli 2019

Hikmah Suatu Musibah

Berbicara mengenai musibah, pastilah semua manusia pernah mengalaminya, baik yang ringan maupun yang berat. Contoh musibah ringan adalah kecopetan, atau bahkan kehilangan belahan jiwa kita. Entah karena ditikung atau bahkan dia meninggalkan kita. (eits, tapi bukan ini yang akan saya bahas.) Ok, back to our topic then. sedangkan contoh musibah yang berat adalah, kita kita ditimpa satu penyakit yang kronis, atau banyak hal lainnya. Pertanyaan yang timbul adalah: Bagaimana kita menghadapi musibah tersebut, dan apa yang harus kita lakukan setelah musibah tersebut terjadi? 2 pertanyaan itu yang akan saya bahas pada post kali ini. so, let's check this out guys!

Musibah, hal yang pastinya semua orang tidak ingin mengalaminya. Nah, gimana sih, cara menghadapi satu musibah itu?  Solusinya adalah, dengan senantiasa memohon ketenangan hati dari Tuhan Yang Maha Agung. karena Dia telah berfirman dalam Al-Quran, yang artinya: "Dan hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang". Selain itu, kita dapat juga mengambil hikmah yang terjadi, seperti berjanji agar selalu bersyukur atas nikmat Tuhan pada kita, dan menambah ketaqwaan pada-Nya.
Kemudian, Apa sih yang harus kita lakukan, apabila kita sudah mengalami musibah? Kita harus menjadikan musibah itu pelajaran untuk kita, dan juga sebagai pengingat, bahwa semua terjadi atas izin dan kuasa Tuhan.

Intinya, Teruslah bersyukur, dan jadikan musibah itu sebagai pengingat dan pelajaran untuk kita, agar menjadi insan yang lebih baik kedepannya.
Semoga menginspirasi ya! Ciao...

Senin, 01 Juli 2019

Ketka Dirimu Tidak Menjadi Prioritasnya

Ilustrasi
Setiap orang yang memiliki pasangan, pastilah menginginkan kalau dirinya menjadi prioritas dari pasangannya. Sekarang permasalahan yang dihadapi adalah: Bagaimana jika kita, sudah tidak menjadi prioritasnya lagi? Nah, saya akan mengangkat bahasan ini di post kali ini. Penasaran? Check this out guys!
Generasi muda saat ini sedang galau. Galau karena dia tidak menjadi prioritas pasangannya. Nah, apabila kita sudah tidak menjadi prioritasnya lagi, maka hanya ada 1 solusi yaitu, TINGGALKAN DAN CARI YANG MENJADIKAN DIRIMU PRIORITASNYA. Kemudian, ada 1 masalah baru lagi. Kebetulan ada yang pernah bertanya kepada saya, "Tapi, saya masih mencintainya kak.. Apa yang harus saya lakukan?" Nah, kalau misalkan ada yang seperti itu, coba kamu perhatikan dari gerak-gerik pasanganmu itu. Kalau misalnya dia lama membalas chat darimu bahkan dia tidak mengabari kamu, maka, TINGGALKAN! (kalau bahasanya Bu Susi Pudjiastuti, Tenggelamkan!) Sudahlah kawan, toh pada kenyataannya, MASIH BANYAK ORANG YANG LEBIH BAIK DARI DIA! Kalau kata orang-orang, kalau misalnya ada yang tulus sayang sama lu, udah gausah lu cari lagi yang lain. Digantung itu ga enak bro! (kecuali kalau baju atau pakaina lain, itu wajib digantung, terutama kalau lu mau jemur pakaian)
Jadi intinya, Kalau dia sudah tidak memprioritaskan dirimu,TINGGALKAN! KARENA BANYAK ORANG YANG LEBIH BAIK DARI DIA! Karena apabila kita benar-benar sayang, maka sesibuk apapun kita, kita akan selalu ada apabila pasangan kita membutuhkan kita...

Semoga menginspirasi.. Ciao...

Jumat, 28 Juni 2019

Target Dalam Hidup

Ya.. akhirnya setelah bertapa dan mencari inspirasi, saya kembali menulis lagi. Kali ini, saya akan membahas tentang target dalam hidup. (kalau orang korea bilang, Trajet dalam hidup. Hahaha, bukan, itu model salah satu mobil brand korea). Owkey, jadi sebenarnya, apa sih target itu? Kenapa setiap orang harus punya target? Gimana caranya mencapai target yang diinginkan? Ini yang akan kita jawab satu per satu. 
Target, adalah suatu hal yang bisa memicu dan memotivasi kita agar bisa meraihnya. Tentunya, target ini sangat penting dan banyak jenisnya. Secara umum, target itu dibagi 3: Jangka pendek, menengah dan panjang.contoh yang jangka pendek, adalah masuk ke tempat kerja idaman misalnya. nah kalau jangka menengah, misalnya adalah memiliki rumah sendiri, punya kendaraan sendiri dan lain sebagainya. nah kalau jangka panjangnya, misalnya menikah dengan calon idaman (mungkin). Sebenarnya, itu hanya sekedar perumpamaan saja. Nah, pertanyaan berikutnya, why everyone must have a target?? Target, adalah hal yang bisa melecut semangat seseorang untuk terus bergerak. Contohnya, kalau kita ingin masuk ke tempat kerja yang kita inginkan, nah kita dapat melihat apa aja sih persyaratannya, nah kalau sudah tau, kita langsung improve dan kembangkan diri kita, guna menjadi orang yang lebih baik lagi. Nah, cara untuk mencapai target yang kita inginkan adalah dengan terus menerus berjuang dan mengembangkan diri kita. 1 hal yang paling penting, adalah berdoa kepada Tuhan, karena apabila kita hanya berusaha saja tanpa berdoa, insya Allah hasilnya adalah nol besar, dan kita harus selalu ingat, bahwa SEGALA SESUATU TERJADI ATAS KEHENDAK TUHAN. Semoga menginspirasi.. Ciao... 

Minggu, 16 Juni 2019

Bahagia Itu Mudah

Ilustrasi
Setiap orang pasti ingin bahagia. Banyak orang yang merasa hidupnya tidak merasakan apa itu bahagia. Sebelum kita bahas bagaimana caranya berbahagia, saya akan coba kasih tau apa itu bahagia.
Bahagia adalah rasa dimana seseorang merasa sangat senang, tenteram, damai, dan kalau bahasa spiritualnya, mengeluarkan aura positif. Nah, rasa bahagia itu, bisa timbul dari 2 faktor, yaitu internal dan external. Faktor internal, diantaranya:
1. Rasa senang atas pencapaian yang berhasil diraih
2. Rasa puas atas usaha yang dilakukan
adapun faktor external yang mempengaruhi rasa bahagia diantaranya:
1. Pujian atas pencapaian seseorang
2. Berhasil membuat orang lain senang atas perbuatan kita
Saat ini, banyak orang yang merasa hidupnya kurang berbahagia, entah karena kekurangan uang, atau kurang perhatian (mungkin), dan lain sebagainya. Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan untuk berbahagia, diantaranya:
1. Banyak melakukan hobby kita
2. Berteman dengan banyak orang
3. Tidak memikirkan hal-hal yang berat
4. Selalu santai dalam menghadapi permasalahan
5. Bersyukur atas pencapaian kita hari ini, dan meminta pada Allah agar diberikan yang lebih dari hari ini
Sebenarnya banyak cara orang untuk berbahagia, itu hanyalah sedikit dari sekian banyak cara orang berbahagia. Intinya, BERBAHAGIALAH, karena SETIAP ORANG WAJIB BERBAHAGIA.. Ciao..

Jumat, 14 Juni 2019

Hormatilah Ibumu, Maka Kau Akan Bahagia, Bahagiakanlah Istrimu, Maka Rezekimu Akan Melimpah

Ilustrasi
Yas, di post kali ini, saya akan membahas tentang hal yang harus dilakukan oleh laki-laki, terutama bagi yang sudah menikah alias berumah tangga. Gambar di atas merupakan ilustrasi 2 wanita. Ada 2 wanita yang harus diperlakukan dengan baik oleh laki-laki. penasaran?? Langsung saja kita bahas..
1. Ibu
Ya, sosok seorang ibu memang tidak bisa dihilangkan bagi setiap manusia, tidak hanya bagi laki-laki, namun begitu pula bagi perempuan. Nah, ada hadits Nabi Muhammad SAW, bahwa suatu ketika, seorang sahabat mendatangi beliau, seraya bertanya tentang siapa yang harus dihormati olehnya. Kemudian, Rasulullah menjawab, "Ibumu" pertanyaan yang sama diajukan oleh sahabat itu, sampai 3 kali, dan jawaban Rasulullah pun masih sama. Kemudian barulah saat sahabat itu bertanya untuk yang keempat kalinya, Rasulullah menjawab, "ayahmu". Dari hadits tersebut, dapat kita ambil satu kesimpulan penting, bahwasanya ibu merupakan sosok yang harus amat sangat dihormati. Terutama bagi seorang laki-laki. Hal ini berdasarkan pada hadits Nabi SAW, bahwasanya "kuasa" seorang ayah kepada anak perempuannya hanya sampai anak perempuannya menikah, sedangkan "kuasa" seorang ibu kepada anak laki-lakinya tetap berlaku, walaupun anak laki-lakinya sudah menikah, dan hanya akan selesai ketika salah satu diantara mereka wafat menghadap Allah SWT. Adapun cara membahagiakan ibu kita adalah dengan selalu memberikan yang terbaik untuknya, dan juga selalu mematuhi apa yang dikatakannya selama tidak melanggar ketentuan Allah dan Rasulullah.
2. Pasangan
Ada seseorang pernah berkata, bahwasanya dibalik kesuksesan dan kehebatan lelaki, ada wanita hebat dibelakangnya yang selalu mensupport dan mendukungnya dalam setiap kondisi. Hal itu memang benar, karena memang pasangan yang baik adalah dia yang selalu mendukung kita dalam setiap kondisi, baik itu susah, maupun senang. Namun apakah kita pernah berpikir, sudah baikkah kita kepada pasangan kita? Seberapa sering kita membuatnya tersenyum, dengan hadiah kecil kita? Entah dengan sekadar memberi kabar, atau memberikan kecupan indah dikeningnya, saat kita bertemu dengannya? Hal-hal tersebut bisa membuat bahagia pasangan, dan juga ada hadits Nabi SAW, bahwa doa seorang istri tidaklah ditolak. (Logikanya, kalau pasangan kita tidak bahagia, bagaimana dia mau tulus mendoakan kita?)
Tentunya, masih banyak cara yang bisa kita lakukan untuk membahagiakan kedua orang itu, semoga yang sedikit ini bermanfaat dan menginspirasi.. Ciao..

Kamis, 13 Juni 2019

Ramadhan Berlalu, Ibadah Jangan Kendor

Yas, setelah libur sejenak, Saya kembali lagi menulis di Blog saya ini.. Oh ya.. Saya ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H, bagi seluruh umat muslim di seluruh jagat raya ini, semoga kita selalu diberikan keberkahan dan kembali menjadi manusia yang fitri. (Tapi bukan yang namanya Fitri ya..) Nah di post kali ini, saya ingin membahas tentang apa yang harus kita lakukan setelah Ramadhan berlalu. Tentunya, kita merasakan satu kesedihan besar, ketika bulan suci Ramadhan pergi meninggalkan kita semua. Hal ini wajar, menurut saya, karena memang, dibulan Ramadhan banyak terdapat keberkahan di dalamnya, baik bagi umat muslim, ataupun non-muslim (coba ngaku, yang hobinya nyari makanan takjil sore-sore, padahal dia ga puasa.. hahaha) memang banyak keberkahan di dalam bulan Ramadhan itu sendiri, salah satunya yang tadinya ibadahnya kurang rajin, jadi lebih rajin (ngaku ga lu pada??). itu cuma salah satu dari sekian banyak keberkahan di bulan Ramadhan. Semoga kita ketemu dengan Ramadhan berikutnya ya.. Aamiin.
Ok, back to our topic, saya akan bahas mengenai apa yang harus kita lakukan setelah Ramadhan berlalu. Nah, kalau menurut saya sih ya, kita harus tetap istiqomah, alias teguh pendirian. Kalau yang tadinya pas Ramadhan rajin sedekah, terus tetap tingkatkan sedekahnya, yang tadinya misalnya cuma sedekah 5000 perak, naikin jadi 50 ribu perak, terus naikin lagi jadi 500 ribu perak, lama lama jadi kebiasaan yang baik yang susah dihentikan. Terus, kalau sudah istiqomah, kita juga harus berpikir, gimana caranya mengajak orang lain berbuat kebaikan, ya intinya sih, menyebarkan virus kebaikan. Kan kalau kita berhasil mengajak orang lain melakukan kebaikan, kita dapat pahala juga, Insya Allah. intinya, Tingkatin dah tuh, yang namanya kebaikan, karena kalau kita jadi orang baik, ada aja cara Allah buat mempermudah  jalan hidup kita, terus yang paling penting, keep istiqomah, walaupun sering kita denger yang namanya kadar iman itu naik turun, tapi tetap harus berusaha buat mempertahankan apa yang sudah kita raih. kalaupun turun, jangan terlalu turun, nanti susah naikinnya.. dan satu lagi, semoga post ini bermanfaat buat kita semua.. Ciao..

Selasa, 23 April 2019

Patah Hati: Penyebab, pengaruh, dan solusinya

Post kali ini, saya akan mencoba membahas tentang patah hati. Setiap orang, pasti pernah merasakan apa yang dinamakan patah hati. sebenarnya.. apakah patah hati itu?? Ok, patah hati adalah kondisi dimana seseorang pernah merasa disakiti oleh orang lain. Yang biasanya berkaitan dengan masalah percintaan. (hayoo.. siapa yang sering kayak begini???) hahahaha.. Wajar apabila anak muda itu patah hati saat baru diputusin sama pacarnya. Cuma.. harus cepat bangkit lagi ya! karena di generasi mudalah nasib bangsa ini ditentukan.. kalau kita terus galau dengan masalah patah hati, yang ada bangsa ini tidak akan maju. oh ya, pengaruh patah hati itu buruk banget tau buat kesehatan, baik psikis, ataupun fisik. kalau misalnya pengaruh buruk di fisik itu.. kita bisa sakit, karena kan banyak tuh yang biasanya abis diputusin dia gamau makan, atau bahkan cuma nangis sesunggukan di kamar. Nah, kalau sudah begitu, dia sudah kena pengaruh buruk yang menyerang psikis nya. Ini yang tentunya ga mau kita alami. kalau psikisnya sudah kena, maka bisa-bisa kita jadi gila alias edhan alias mabok. Coba bayangin.. kalau seandainya cuma karena kita patah hati, kita jadi gila.. pasti ga enak banget dong... Nah, solusinya.. kita harus bisa cepat bangkit lagi.. gimana sih caranya bangkit??
kita bisa lakukan hobby kita, menyibukkan diri dengan kegiatan yang bermanfaat, dan bisa juga mencari inspirasi dengan baca buku, atau bahkan mendekatkan diri kepada Allah. Nah kalau yang terakhir, insya Allah ampuh banget nih, buat yang mau cepat move on..
Oh ya.. buat yang lagi patah hati, semangat ya! Move on nya.. Semoga postingan ini bermanfaat, dan semoga menginspirasi.. Ciao...

Rabu, 27 Maret 2019

Tentang Rindu

Post kali ini, saya akan membahas tentang rindu. Bukan.. ini bukan lagunya Virzha, hehehe.. tapi, ini tentang kerinduan seseorang kepada Tuhannya. Setiap manusia sudah dilahirkan dalam keadaan fitrah, yaitu dalam kesucian. Apabila manusia sudah berada dalam kesucian, maka seharusnya dia bisa menjaga kesuciannya, namun, tidak jarang, manusia itu lupa, seberapa sucinya dia. Allah berfirman dalam Al-quran, yang artinya: Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya (QS:95:4). Setiap manusia, dilahirkan dalam keadaan suci, dan beriman pada Allah. Hal ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW yang artinya: Setiap manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci), namun orang tuanyalah yang membuat menjadi nasrani, yahudi, atau majusi.
Setiap manusia, pastilah memiliki hati kecil, dan di dalam hati kecilnya itu, terdapat satu hal yang sudah tertanam dalam dirinya, yaitu, fitrah manusia. Itulah salah satu alasan mengapa manusia sering merasa galau dalam hidupnya. Karena mereka merindukan Tuhannya. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya manusia "mencari Tuhan". Yang dimaksud dengan "menccari Tuhan" adalah, mencari kedamaian dalam hidupnya. Hal ini sesuai dengan firman Allah yang artinya: Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.
Agama Islam, menurut saya, adalah agama yang sempurna (bukan karena saya sebagai seorang muslim, tapi karena memang agama ini sesuai dengan logika dan akal manusia). Hal ini dikarenakan bahwa dalam Islam, kita dapat menemukan "apa yang kita rindukan", yaitu kedamaian hakiki yang berasal dari Allah. Selain itu, dalam Islam pula, apa yang menjadi fitrah manusia ada di dalam agama ini.
Di samping itu, agama Islam sangat mengajarkan toleransi dengan umat lainnya. Tentu saja, ini yang kita rindukan pada saat ini. Semoga, toleransi dan kedamaian selalu ada, dalam setiap langkah kita, dan semoga menginspirasi.. Ciao..

Rabu, 13 Maret 2019

Lagu Oldies Versus Lagu Zaman Now

Ya, kali ini, saya akan membahas hal yang cukup menarik, yaitu, perbandingan antara lagu oldies and lagu zaman now. Yas.. this is very interesting for me, because actually, and to be honest, saya suka dengan lagu-lagu yang release tahun 1990-an, sampai awal 2000-an, (How old I am??) kalau lagu-lagu tahun 90-an, kita ambil contoh, lagunya Chrisye, lagu tersebut legendary sangat, contoh lagu beliau adalah Kangen, Kisah Cintaku, dan masih banyak lagi lagu-lagu Chrisye yang bahkan masih diputar di stasiun radio di Indonesia. Perpaduan musik yang indah, ditambah dengan suara khas dari salah satu maestro musik Indonesia ini, menghasilkan musik yang enak untuk didengar tidak hanya oleh golongan yang berusia 40 tahun ke atas saja, tapi, juga kaum millennial zaman now. yang hobby banget sama yang namanya musik. Maybe, all of Indonesian people know him. and for me, he is not only a musician, he is a maestro who can make a masterpiece. Saya rasa, semua setuju dengan statement saya ini.
Next, Icon 90-an yang masih tetap eksis sampai sekarang, adalah Ari Lasso. Siapa yang tidak mengenalnya? dari menjadi vokalis Band Dewa 19, hingga sekarang memilih bersolo karier sebagai musisi. beberapa lagu telah dibawakan dengan ciamik, diantaranya, Rahasia Perempuan, Hampa, dan masih banyak lagi lagu yang dibawakan Ari Lasso sampai sekarang.

And now, saya akan bahas lagu zaman now. contohnya, ada lagu dari Atta Halilintar, and his family, to be honest, lagu ini sedang hits zaman now. Dan pastinya digandrungi oleh anak muda millennial zaman ini. Namun, tidak jarang, lagu zaman ini, hanya menjangkau beberapa pendengar saja, tidak bisa menembus seluruh lapisan masyarakat. Kemudian, lagu zaman sekarang lebih berorientasi untuk menghibur tanpa mengedepankan esensi seni dari lagu tersebut. Namun, kembali lagi, semua tergantung selera para penikmat musik di Indonesia ini.
Semoga bermanfaat dan menginspirasi... Ciao...

Rabu, 27 Februari 2019

Pembangunan Berkelanjutan

Post kali ini, saya akan membahas tentang pembangunan Indonesia. Beberapa waktu lalu, saya sempat mengikuti seminar yang diselenggarakan di Senayan. Seminar itu membahas tentang masalah pembangunan yang terjadi di Indonesia. Adapun pembicara di seminar itu adalah seorang ahli dari Belanda dan Prancis. mereka membahas masalah apa yang ada di Indonesia, dan solusi dari permasalahan yang ada di pembangunan Indonesia. Sebagaimana kita ketahui, pembangunan infrastrusktur Indonesia dimulai saat Presiden RI dijabat oleh Bapak Soeharto. Pada masa itu, Indonesia sedang giat membangun infrastruktur negara. mulai dari jalan tol, hingga Kereta Rel Listrik, semua dibangun oleh Presiden RI ke 2 tersebut. Tidak heran, beliau dinobatkan sebagai bapak pembangunan Indonesia. Ternyata, dibalik pembangunan yang luar biasa itu, tersimpan masalah yang cukup serius, yaitu environment atau lingkungan. Lingkungan yang tercemar membuat udara tidak sehat sehingga masyarakat tidak bisa menikmati udara yang bersih. Apabila hal ini dibiarkan berlarut-larut, maka bisa jadi Indonesia akan kehilangan udara sehatnya. Solusi yang dapat dilakukan oleh masyarakat Indonesia adalah, dengan rajin membuang sampah di tempatnya, dan juga melakukan pengolahan serta pengelompokan sampah, antara organik dan anorganik. Hal ini bertujuan agar lingkungan menjadi lebih sehat dan sampah-sampah dapat dikurangi. Selain itu, kita juga dapat membuat pupuk kompos dan melakukan reboisasi (pupuk kompos digunakan untuk kesuburan tanaman yang kita tanam untuk reboisasi). Selain itu, tidak membakar kawasan hutan juga harus dilakukan, hal ini bertujuan untuk mencegah panas yang akan masuk ke bumi, serta dapat mencegah banjir dan longsor. Karena hutan, adalah paru-paru dunia.
Sebagai generasi millennial, sudah sepantasnya kita, untuk melestarikan lingkungan, tidak hanya menghancurkannya saja. Semoga artikel ini menginspirasi.. Ciao..

Senin, 18 Februari 2019

How to Build a Self Confidence

Banyak orang, yang kadang merasa minder dan kurang percaya diri. hal itu bisa dibuktikan dengan melihat bagaimana dia berhadapan dengan orang lain, cara dia berbicara, dan masih banyak lagi. Kurangnya rasa percaya diri, bisa disebabkan oleh banyak hal, tapi yang paling penting, faktor penyebab utama datangnya rasa kurang percaya diri adalah, dari pikiran kita sendiri. Hal ini tentunya amat sangat tidak baik, karena apabila kita minder, maka akan sulit bagi kita untuk mengambil keputusan, dan kita akan terus bergantung kepada orang lain. Tentunya, hal ini merupakan hal yang amat sangat tidak baik. karena apabila kita selalu bergantung kepada orang lain, tentunya membuat kita tidak nyaman, dan mungkin membuat orang lain merasa terganggu. Solusinya, kita dapat melakukan beberapa hal, diantaranya kita harus berani mencoba, memiliki ciri khas, dan berkonsultasi dengan psikolog. namun, yang paling penting, mindset atau pola pikir kita, harus kita ubah terlebih dahulu, bahwa manusia tidak ada yang tidak bisa dilakukannya, yang ada, manusia itu malas melakukannya. Tetaplah percaya diri bahwa anda bisa melakukan segalanya. Tentunya, dengan bantuan Allah. 
Semoga menginspirasi.. Ciao..  

Kamis, 14 Februari 2019

Hari Valentine, Sejarahnya, dan Pandangan Islam Terhadapnya

Di post kali ini, saya akan membahas tentang hari valentine dan pandangan Islam terhadapnya. Berhubung hari ini adalah tanggal 14 Februari. By the way, sebelum saya bahas secara mendalam, saya akan beri tahu sejarah hari valentine.
Hari valentine, atau yang dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan nama hari kasih sayang, adalah 1 hari yang dikhususkan untuk memperingati kematian St. Valentinus, seorang uskup yang tewas ditembak pada tanggal 14 Februari. Mengapa hari itu ditetapkan sebagai hari kasih sayang? Hal itu terjadi karena, ajaran utama yang diterapkan oleh St. Valentinus adalah tempat tidur pelaminan memiliki tempat yang utama dalam versi Cinta Kasih Kristianinya. dan dalam perjalanannya sebagai pastor, dia juga kerap menikahkan serdadu romawi ketika dilarang menikah oleh kaisar romawi saat itu, Claudius II.
Pandangan Islam terhadap hari valentine.
Dalam hadits dikatakan, Barang siapa mengikuti suatu kaum, maka dia termasuk dari golongan kaum itu. Sebagaimana sudah disebutkan di atas, bahwa hari Valentine yang jatuh pada tanggal 14 Februari merupakan hari untuk memperingati kematian seorang uskup yang ditembak pada tanggal tersebut, maka dapat diambil kesimpulan bahwa sebagai umat Islam, HARAM hukumnya merayakan hari Valentine. dan di dalam ajaran agama Islam, diajarkan untuk terus memberikan kasih sayang kepada seluruh alam semesta, SETIAP HARI, bukan hanya ketika tanggal 14 Februari saja. sebagaimana firman Allah dalam Al-Quran yang artinya, "Dan tidaklah Aku mengutusmu (Muhammad) melainkan sebagai rahmat bagi sekalian alam" Rahmat di sini, dapat diartikan sebagai kasih sayang bagi seluruh alam semesta ciptaan Allah yang Maha Indah. dan sudah seyogyanya, sebagai manusia, kita wajib menjaga alam yang telah Allah berikan untuk kita. dengan menyayangi alam dan segala yang ada di dalamnya, kita turut mengamalkan firman Allah tadi. 
Semoga bermanfaat, dan semoga menginspirasi. Ciao...

Rabu, 13 Februari 2019

Jurnalistik Radio dan Pengalaman Menjadi Penyiar

Banyak orang yang penasaran, bagaimana rasanya berkecimpung di dunia jurnalistik. baik itu televisi ataupun radio. Di post kali ini, saya akan coba menjelaskan sedikit pengalaman saya berkecimpung di dunia jurnalistik radio. Tapi, sebelumnya, saya akan jelaskan mengapa saya tertarik di bidang itu.
Sebenarnya, awal ketertarikan saya di bidang jurnalistik radio itu muncul sejak saya menimba ilmu di salah satu pesantren di Jakarta. Awal mulanya, ketika saya menjabat menjadi staff di bagian informasi di pesantren saya. ketika itu, saya sering menjadi pembaca pengumuman di sana. Selain itu, karena hobi saya adalah mendengarkan musik, saya berpikir tentang bagaimana caranya saya bisa melakukan hobi saya sekaligus menghasilkan uang. akhirnya, saya tertarik menekuni bidang radio setelah mendapat saran dari guru saya. Sebenarnya, memang saya suka mendengarkan radio ketika sedang dalam perjalanan. dan menjadi penyiar adalah salah satu cita-cita masa kecil saya. Alhamdulillah, saya bersyukur bahwa cita-cita itu dapat saya raih saat ini. Pengalaman saya dimulai ketika saya mencoba peruntungan saya mendaftarkan diri di RDK FM, salah satu radio komunitas di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. namun, keinginan saya menjadi penyiar tidaklah mudah. Saya harus melewati pelatihan selama kurang lebih 2 bulan sebelum akhirnya dapat menjadi penyiar di sana. Banyak orang bertanya kepada saya, apakah menjadi seorang penyiar adalah pekerjaan yang enak? Menurut saya, pekerjaan apa pun yang kita lakukan, akan terasa enak bagi kita apabila kita melakukannya dengan ikhlas dan menikmati pekerjaan itu. Kemudian, pertanyaan lain yang muncul adalah, bagaimana rasanya berhadapan dengan microphone? Banyak orang takut berhadapan dengan microphone, (mungkin rasanya seperti berhadapan sama pacar yang lagi marah kali ya?) Kalau menurut hemat saya, berhadapan dengan microphone adalah hal yang menantang. Karena di depan microphone, seseorang bisa melakukan 2 hal, yang pertama, dia bisa berbicara dengan self confidence yang tinggi, atau orang tersebut bisa mematung diam seolah dia sedang berdiam diri di kutub utara tanpa baju hangat. Tentunya, kita tak mau hal itu terjadi. di post berikutnya, insya Allah akan saya bahas tips and trick cara berhadapan dengan microphone.
Ya.. intinya, dunia jurnalistik radio sangat menantang dan seru. dan alhamdulillah, saya bisa berkecimpung di dunia itu. 

Selasa, 12 Februari 2019

Sukses Dunia Akhirat, Kenapa Tidak?

Semua orang, pasti menginginkan sukses di dunia dan akhirat. Siapa sih, yang tidak mau sukses di dunia dan akhirat? Pasti itu tujuan setiap manusia di dunia ini. tapi.. Pertanyaannya, bagaimana cara kita meraih sukses dunia akhirat? Berikut ada beberapa tips cara meraih sukses dunia dan akhirat.
Yang pertama, banyak mendekatkan diri kepada Allah.
Sebagai manusia yang merupakan makhluk ciptaan Allah, sudah sepantasnya kita mendekatkan diri kepada Allah, karena hal ini sesuai dengan firman Allah SWT yang artinya, Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku. Memang sebagai manusia, tidak bisa dipungkiri, bahwa kita membutuhkan Allah, karena Allah, maha segala-galanya. Dia dapat berbuat sesuai keinginan-Nya. Jadi, apabila kita menginginkan sesuatu, hendaklah meminta kepada Allah dan banyak mendekatkan diri pada-Nya agar kita dapat meraih sukses dunia akhirat.
Yang kedua, jangan pernah menyerah.
Semangat pantang menyerah, sangat diperlukan untuk meraih sukses. Baik dalam pekerjaan, ibadah, bahkan percintaan (post tentang cinta sudah saya bahas di post sebelumnya). banyak orang yang ingin melamar pekerjaan, ditolak 3 kali, langsung menyerah. padahal, kalau dia memiliki semangat pantang menyerah, peluangnya untuk mendapat pekerjaan masih terbuka. ada juga, orang yang baru pertama kali mencoba belajar mengendarai sepeda motor, ketika dia terjatuh, dia sudah menyerah dan tidak ingin belajar lagi. Itu menutup peluangnya untuk bisa mengendarai motor. Namun, banyak juga orang yang pantang menyerah melewati rintangan agar bisa berhasil. contohnya, Thomas Alva Edison. Siapa yang tak kenal penemu bohlam lampu yang lahir di Ohio ini? Berkat penemuan bohlam lampunya yang revolusioner pada masa itu, sekarang kita dapat menikmati lampu yang menyinari rumah kita. dalam melakukan eksperimennya, Thomas Alva Edison mencoba sampai lebih dari 90 kali. Namun selalu gagal. Ketika dia mencoba bohlam yang ke 100 kalinya, dia berhasil membuat bohlam itu hidup. Penemuan itu sangat revolusioner pada zaman itu, (1870) dan akhirnya dia dapat menerangi dunia dengan bohlam ciptaannya. Itu adalah salah satu contoh semangat pantang menyerah untuk meraih sukses.
Yang ketiga, Bersabar.
Tentang hal ini, ada pembahasan menarik, karena ada orang berkata, bahwa kesabaran manusia ada batasnya. Tapi, ternyata, batas kesabaran manusia ditetapkan oleh manusia itu sendiri. Karena Allah memiliki sifat maha sabar. Sifat inilah yang berasal dari Allah, yang diberikan kepada manusia untuk digunakan sebaik-baiknya. Di sini, timbul pertanyaan, apakah sifat yang berasal dari Allah memiliki batas? Jawabannya adalah, TIDAK. karena Allah selalu sabar menghadapi perilaku kita yang merusak bumi yang telah diciptakan-Nya. kalau Allah saja bisa selalu sabar, mengapa kita tidak? Suatu ketika, pertanyaan ini saya tanyakan kepada seorang teman saya. dan dia menjawab, karena kita hamba Allah, dan kita bukan Allah. Memang, kita bukanlah Allah yang maha sabar, namun, apabila kita sudah tidak bisa sabar, cobalah mendekatkan diri kepada-Nya yang maha sabar. Niscaya, kita bisa "mencharge" kesabaran kita.
sebenarnya, masih banyak cara meraih kesuksesan dunia akhirat, namun, hal yang paling penting menurut hemat penulis adalah 3 hal di atas. semoga kita selalu sukses dunia akhirat ya.. Ciao..

Senin, 11 Februari 2019

Cinta

Post kali ini, saya akan sedikit bercerita tentang cinta. Banyak generasi muda yang sedang dimabuk asmara dan akhirnya mencari pasangan lalu jadian. To be honest, I'm still single, but, I will try to share my opinion about this.
Cinta, kalau berbicara tentang 5 huruf dan 1 kata itu, sebenarnya bisa dijadikan suatu akronim atau singkatan. Cerita Indah daN Tiada Akhir, atau mungkin, Cerita Indah Namun Tragis Akhirnya, dan masih banyak lagi. Sebenarnya, cinta itu adalah berasal dari hati manusia. Tapi, dengan cinta, kita juga bisa sakit hati. Kalau generasi muda millennial bilang, "cinta adalah hal yang indah, namun sakit akhirnya" nah.. kenapa bisa sakit akhirnya? Sedangkan cinta adalah hal yang indah?? Berdasarkan pengalaman pribadi, (Alhamdulillah biar kata mahasiswa biasa juga insya Allah banyak perempuan yang antri buat minta saya jadi suaminya) dan cerita yang saya dapat dari teman-teman, cinta bisa begitu menyakitkan karena manusia tidak melibatkan sang Maha pemberi Cinta.. Alias Allah, dalam hubungan mereka. Ngomong-ngomong soal cinta juga, Cinta itu terbagi 2, yang pertama, adalah cinta karena Allah, dan yang kedua, adalah, cinta karena nafsu. Mau tau bedanya??
Cinta karena Allah adalah cinta yang selalu melibatkan Allah dalam hubungan mereka. Mereka saling mencintai dalam diam.. pernah ada orang yang bertanya, kalau misalnya cinta itu ga diungkapin, nanti dia keburu diambil orang gimana? nah, emang millennial zaman now itu khawatir banget dia diambil orang ya.. solusinya sih cuma 1... harus ditikung! cuma.. gimana cara cara nikung yang ga bikin temen sakit hati?? (karena faktanya, banyak orang yang berhasil nikung pacar temennya dan walhasil auto world war ke 3) solusinya cuma 1.. Tikung di dalam doa.. karena ada generasi millennial yang bilang, "selama janur kuning belum melengkung, masih ada kesempatan untuk menikung" kalau dipikir, omongan itu ada benernya.. karena, dalam islam, selama belum ada kata sah, maka kita masih ada hak untuk memilikinya.
yang kedua alias yang terakhir, cinta karena hawa nafsu. Yaitu cinta yang tidak melibatkan Allah dalam hubungannya. Biasanya nih, kalau cinta yang kayak begini gaakan bertahan lama.. karena Allah ga suka sama yang model beginian.. dan kadang, kalau udah putus bisa berujung sakit hati yang berkepanjangan.
So.. Cintailah manusia karena Allah, agar kalian tidak sakit hati ya.. Ciao..

Hal yang Harus Dilakukan Untuk Menjadi Pemimpin yang Baik

Setiap manusia, adalah pemimpin. Hal itu tidak bisa dipungkiri lagi, karena Allah telah berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 30 yang artinya: Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui". dari ayat tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa tujuan penciptaan manusia oleh Allah adalah untuk menjadi pemimpin di muka bumi ini. Sebagai mahasiswa dan generasi muda, masa depan bangsa terletak di pundak kita. Kitalah pemimpin bangsa ini di masa depan. Namun.. apa saja sih, yang harus dilakukan agar bisa jadi pemimpin sejak mahasiswa?
Yang pertama, kemampuan untuk memberikan contoh yang baik.
Setiap pemimpin adalah panutan bagi anak buahnya, oleh karena itu, sudah sepantasnya bagi seorang pemimpin untuk memberikan contoh yang baik bagi anak buahnya. Apabila seorang pemimpin tidak bisa memberikan contoh yang baik bagi anak buahnya, maka dia kurang pantas disebut sebagai pemimpin.
Yang kedua, harus bisa mengenal anak buahnya.
Maksud mengenal anak buah di sini adalah, bukan mengenal siapa namanya, di mana tempat tinggalnya, siapa orang tuanya, atau siapa pasangannya. Tapi, mengenal anak buah di sini adalah, ketika kita bisa mengenal bagaimana cara menghadapi anak buah kita, cara menegur yang baik apabila dia berbuat kesalahan, dan yang paling penting, bagaimana cara dia bekerja.
Yang ketiga, harus bisa mengontrol emosi.
Pengendalian emosi itu penting, karena apabila kita dapat mengontrol emosi kita, maka kita akan jauh lebih tenang. Nabi SAW. pernah berkata, bahwa musuh yang nyata bagi manusia adalah setan dan hawa nafsu. Nafsu juga bisa diartikan sebagai emosi, karena emosi bisa tercipta dari hawa nafsu yang muncul dari dalam diri kita.
Yang keempat, memiliki track record (rekam jejak) yang bagus
Ini termasuk hal yang penting, karena track record yang baik, mencerminkan siapa dia. track record dapat dilihat dari bagaimana hasil kerjanya selama masih menjadi anak buah, dan apabila dia pernah menjabat sebagai pemimpin sebelumnya, dapat dilihat dari hasil pekerjaannya sebagai pemimpin.
Yang kelima, pintar dan cermat
Hal utama yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin adalah kepintaran, karena pemimpin bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya. dan juga pemimpin dituntut untuk cermat dan teliti karena kesalahan sedikit saja dari seorang pemimpin, bisa berakibat fatal bagi apa yang dipimpinnya.
 Sebenarnya masih banyak hal yang harus dilakukan untuk menjadi pemimpin yang baik.. Tapi menurut penulis, 5 hal tersebut adalah hal yang terpenting yang harus dimiliki seorang pemimpin. So.. thank you for reading this post.. Ciao..

Jumat, 08 Februari 2019

Kunci Mandiri Saat Pensiun Dini

Post kali ini, saya akan membahas tentang pensiun dini. (padahal yang nulis juga belum pensiun). Setiap hal, pasti akan ada akhirnya. Termasuk dalam waktu bekerja, biasanya orang akan dipensiunkan pada usia 55-60 tahun. Namun, apa yang harus kita siapkan.. kalau kita pensiun dini?
Setiap orang pasti akan menjawab, menghemat pengeluaran. namun, selain itu, kita juga harus mempersiapkan "modal" untuk kita pensiun nanti. modal di sini, bukanlah modal untuk membangun usaha atau membuka rumah makan. tapi, modal di sini adalah tabungan yang nantinya dapat digunakan saat kita pensiun nantinya. cara yang kita bisa digunakan untuk mempersiapkannya adalah dengan menyisihkan sedikit (misal: 3%) dari pendapatan kita saat bekerja untuk ditabung. dan pastinya, kita juga harus meningkatkan pendapatan kita. banyak hal yang bisa dilakukan, seperti membuka usaha sampingan, atau mencari side jobs yang tidak mengganggu pekerjaan utama kita. alhasil, pendapatan kita akan bertambah, dan "modal" untuk kita pensiun juga semakin banyak. selain 2 hal di atas, ada 1 hal lagi yang sangat menguntungkan untuk menambah "modal" pensiun kita. yaitu dengan berinvestasi saham. Nah, saham ini tidak hanya digandrungi oleh para business man saja, tapi mahasiswa millennial pun mulai tertarik untuk ikut berinvestasi saham. karena dengan uang yang sedikit, kita sudah mampu membeli surat berharga saham dari 1 perusahaan. walaupun menguntungkan, tapi... harus berhati-hati juga dalam memilih dan memilah perusahaan yang akan kita beli sahamnya. 
Nah, itu beberapa kunci untuk bisa mandiri secara finansial saat pensiun dini.. Ciao..

Kamis, 07 Februari 2019

Mau Tidur Pagi? Tidak Semudah Itu, Fernando!

Post kali ini, saya akan membahas tentang masalah tidur. Semua orang pasti butuh yang namanya tidur, karena tidur membuat tubuh kita rileks setlah seharian beraktivitas. Biasanya, orang-orang tidur di waktu malam hari, tapi, tidak jarang orang juga tidur di waktu pagi. namun, tidur di waktu pagi seperti apa yang diperbolehkan?? Syaikh Dr. dr. Yusri Rusydi Jabr al-Hasani berkata,"Jangan sampai kamu tidur pagi setelah sholat subuh karena itu penyakit dan menghilangkan barokah hidup. Kalau kamu gunakan waktu pagi untuk dzikir dan belajar, maka hidupmu akan berkah dan bisa melaksanakan aktivitas yang sangat banyak, beda dengan yang tidur pagi. Kalau ingin tidur pagi maka usahakan setelah terbit matahari dan selesai sholat dhuha antara jam 07.00 sampai 09.00.
Dalam Hadits, Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya, "tidur di waktu pagi, mewariskan kemiskinan". dalam hadits tersebut dapat disimpulkan, bahwa kita tidak boleh tidur di waktu pagi hari. Namun, pagi hari disini, bukanlah waktu pagi seperti apa yang disampaikan oleh Syaikh Dr. dr. Yusri Rusydi Jabr al-Hasani di atas, melainkan waktu pagi di sini adalah setelah kita melaksanakan sholat subuh. 
Jadi, kalau mau tidur pagi, boleh-boleh saja, asalkan, jangan tidur setelah subuh ya.. 

First Post on This Blog

Bismillahirahmanirahim..

Alhamdulillah, setelah beberapa tahun terbengkalai, blog ini berhasil menerbitkan tulisan pertamanya. Blog ini lahir dari keinginan saya, selaku penulis untuk menginspirasi para generasi muda Indonesia agar tidak melulu berpikir bahwa hidup ini semudah membalik telapak tangan atau semudah memakan daun kelor. Sejujurnya, selama pertapaan (baca: terbengkalainya blog ini), saya mencari inspirasi untuk menyajikan konten yang bisa membangkitkan semangat generasi muda Indonesia dan dunia, karena saya yakin, generasi muda Indonesia mampu membawa bangsanya bangkit dari keterpurukan, baik dari segi ekonomi, sosial, dan yang paling penting, mental. karena menurut saya, mental adalah hal yang penting dalam membentuk SDM yang baik. banyak teman-teman yang sangat menginspirasi saya sehingga saya berpikir untuk bisa ikut berkontribusi dalam membantu mencerdaskan kehidupan bangsa dan memperbaiki mental generasi muda Indonesia.
Akhirnya, selamat menikmati tulisan saya, kritik dan saran yang membangun tentu sangat saya harapkan.. Ciao.. 

Bukan Sekadar Ijab Kabul: Menghidupkan Makna Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah dalam Pernikahan

 Hello world! Semoga sehat dan bahagia. Kali ini saya akan sedikit membahas tentang apa itu sakinah, mawaddah, wa rahmah, dalam pernikahan. ...