Kamis, 02 Januari 2020

First Post on 2020, Antara Semangat Baru, dan Duka Lama

Yas, saya kembali dapat menulis di blog ini lagi, setelah mencari topik bahasan yang sedang hangat diperbincangkan, sehangat air kopi yang baru diangkat dari coffee maker nya. So, this is my first post on 2020, isn't it? Now, let's talk about New year eve, and another viral thing in Indonesia.
2020, harapan baru, semangat baru. Semua berharap yang terbaik untuk mereka di tahun kabisat episode kali ini. Dari segala macam aspek kehidupan mereka. Namun, ada satu hal menarik, sekaligus mengundang duka mendalam bagi seluruh warga di Indonesia, terutama di kawasan Jabodetabek. Wilayah ini mengalami banjir yang luar biasa hebat. Menurut informasi yang saya dapatkan dari siaran di salah satu TV swasta pada siang hari tadi, curah hujan tanggal 1 Januari 2020 kemarin bisa dikatakan cukup parah dalam kurun waktu 24 tahun terakhir. Jujur, saya menyampaikan rasa duka cita saya yang mendalam, bagi para korban yang terkena banjir. Menurut informasi yang beredar, korban tewas ada 26 jiwa. (Sumber: BBC Indonesia) (untuk yang ingin tau faktanya, silakan klik tulisan BBC Indonesia ya). Semoga saja, ini tidak terus bertambah. Saya akan membahas juga, mengenai perbedaan pendapat antara Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dengan pemerintah pusat, dalam hal ini, bapak menteri PUPR, Basuki Hadimuljono. Sebenarnya, tidak masalah dengan perbedaan itu, tapi, yang saya harapkan, adalah pemerintah mampu berkoordinasi, baik dari pusat, dan daerah, guna membantu dan bersatu menanggulangi bencana yang ada di Jabodetabek, bukannya saling menjatuhkan. Yang tidak kalah penting juga adalah bagaimana masyarakat juga ikut membantu pemerintah dalam mencegah datangnya banjir. Jangan hanya bisa mengkritik pemerintah saja, namun juga harus memberikan kontribusi nyata dalam membantu pemerintah. Pemerintah pada dasarnya, menurut sistem demokrasi yang diungkapkan oleh Abraham Lincoln: demokrasi adalah pemerintahan dari, oleh dan untuk rakyat (from people, for people, by people). Jadi, kalau misalkan sudah memilih pemimpin, jangan hanya bisa memaki dan menganggap pemimpin itu tidak becus, namun juga harus ada kontribusi untuk membantu pemerintah.
Semoga tahun 2020 ini, mampu membawa berkah kebaikan bagi kita semua, dan bagi saudara-saudara yang terkena banjir, semoga cepat pulih kembali, sehingga dapat beraktivitas seperti biasa. Saya atas nama pribadi, dan admin blog ini, mengapresiasi orang-orang hebat, yang berjibaku dalam membantu korban banjir Jabodetabek, kepada pemerintah provinsi DKI Jakarta, dan juga seluruh jajarannya. Semoga bencana ini cepat berlalu, dan kita dapat kembali beraktivitas normal seperti sedia kala. Ciao...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bukan Sekadar Ijab Kabul: Menghidupkan Makna Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah dalam Pernikahan

 Hello world! Semoga sehat dan bahagia. Kali ini saya akan sedikit membahas tentang apa itu sakinah, mawaddah, wa rahmah, dalam pernikahan. ...