Rabu, 30 September 2020

G30S PKI, Sejarah, dan Pelajaran yang Dapat Diambil

Apabila kita berbicara mengenai G30S PKI, maka akan menjadi satu cerita yang panjang. Dimulai dari isu dewan jenderal, hingga akhirnya, pembunuhan sadis yang dilakukan oleh pasukan Cakra Bhirawa yang menggegerkan seluruh Indonesia. Sebenarnya, apabila kita perhatikan, ajaran-ajaran dan praktek dari paham PKI, mungkin masih ada di Indonesia ini. Ada berita yang cukup menarik, dari CNN Indonesia, terkait dengan ajaran dan paham PKI ini yang sayang sekali jika anda lewatkan. Dimana, salah satu putri dari presiden Soekarno, yaitu Rahmawati Soekarnoputri, mengatakan bahwa, PKI menganut paham pancasila (silakan klik tulisan yang berwarna biru untuk baca beritanya).
Disini saya berpendapat, bahwa pancasila tidak mengajarkan apapun tentang komunis, dan juga pancasila bertentangan dengan paham komunis. Tapi, mengapa masih banyak dari tokoh pemerintah yang "mengikuti" paham PKI ini? Mungkin, dari statement Rahmawati Soekarnoputri diatas, dapat disimpulkan bahwa PKI masih ada di Indonesia. Maka kita, sebagai rakyat Indonesia, hendaknya bisa menghalau dan mematikan paham PKI, dengan cara mempersiapkan diri untuk menjadi seorang pemimpin yang lebih baik, dan menghilangkan paham PKI yang jauh sekali dari Pancasila yang menjadi dasar negara Republik Indonesia ini.
Postingan ini, saya buat, bukan untuk mengkritik salah satu pihak, namun hanya sekadar memberikan informasi dan edukasi, tentang pelajaran yang dapat diambil dari peristiwa bersejarah ini. Duka cita dan doa terbaik saya kirimkan untuk seluruh pahlawan nasional Indonesia yang telah berjasa dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia ini. Semoga mereka mendapat tempat terbaik di sisi Allah... Ciao!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bukan Sekadar Ijab Kabul: Menghidupkan Makna Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah dalam Pernikahan

 Hello world! Semoga sehat dan bahagia. Kali ini saya akan sedikit membahas tentang apa itu sakinah, mawaddah, wa rahmah, dalam pernikahan. ...