Jumat, 09 Mei 2025

Menikah Itu Seru, Tapi... Tantangan di Balik Kebahagiaan

Hello World... Semoga selalu sehat dan bahagia. kali ini, saya akan membahas tentang apa yang sedang diusahakan oleh rata-rata generasi 90-an akhir, dan 2000-an awal. Penasaran? Let's check this out!
    Rata-rata, generasi Z, yang lahir dari tahun 1997, sampai masa 2000 an awal, mungkin sudah banyak yang memulai tahap baru dalam kehidupan mereka, yakni menikah. Banyak yang bilang: Menikah itu seru, enak, bisa berduaan terus sama pasangan, bisa bahagia terus-menerus, dan banyak lagi. Tapi, tau gak sih? Menikah itu lebih dari itu. saya jelasin pelan-pelan ya.

Ilustrasi Pasangan Suami Istri ((Picture generated from AI by: Bing Image Creator)

  1. Menikah itu tujuan utamanya adalah ibadah
    Tujuan utama menikah itu, adalah ibadah, karena memang, dalam pernikahan bakalan banyak godaan dari internal (kamu dan pasangan), dan external (Keluarga, dan lingkungan). Allah berfirman dalam Al-Quran:  
وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Artinya: Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.

    2. Menikah itu tanggung jawab.

    Ketika kita sudah menikah, kita memikul tanggung jawab baru, sebagai suami dan istri. Tanggung jawabnya diantara lain: Suami mencari nafkah, baik lahir dan batin istri, kemudian istri juga bertanggung jawab untuk melayani suami. melayani disini, bukan berarti dianggap sebagai pembantu, tapi maknanya adalah membuat suami ridha akan istrinya. (biasanya kalau orang yang menganggap kalau melayani suami itu artinya sama seperti pembantu, dia mungkin menganut aliran patriarki)

3. Menikah itu lebih dari komitmen.

    Ada yang bilang: ah, nikah itu kan sama seperti komitmen. Padahal sesungguhnya, menikah itu lebih dari komitmen. didalam pernikahan, ada yang namanya tanggung jawab moril dan materiil, ada juga unsur ibadah dan ketaqwaan kepada Tuhan, dan lainnya. Jadi, menikah bukan hanya tentang komitmen, tapi juga tentang bagaimana kita meraih ridha Tuhan, agar kita selalu dianggap baik dimata Tuhan.

Intinya, menikah bukan hanya sekedar soal keinginan, namun soal kesiapan, baik fisik, mental, dan aspek lainnya.

Jangan lupa bahagia :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bukan Sekadar Ijab Kabul: Menghidupkan Makna Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah dalam Pernikahan

 Hello world! Semoga sehat dan bahagia. Kali ini saya akan sedikit membahas tentang apa itu sakinah, mawaddah, wa rahmah, dalam pernikahan. ...