Setiap orang, pasti akan menjadi tua. Namun, terkadang, banyak persepsi yang mengatakan bahwa menjadi tua sudah pasti menjadi dewasa. sebenarnya, menjadi dewasa tidak harus menunggu tua. Namun, sebelum kita menjadi tua, kita dapat menjadi dewasa. Nah, sebenarnya, dewasa itu seperti apa? Saya akan coba bahas secara singkat, padat, dan jelas (karena kalau terlalu dalam nanti susah keluar).
Dewasa.. mendengar kata itu, muncul berbagai macam persepsi, dari yang positif, atau mungkin yang negatif (you know what I mean right?) tapi, yang negatif ini tidak akan saya bahas, karena tidak sesuai dengan tujuan saya menulis blog ini. (kalau mau tau tujuan saya menulis blog ini, silakan buka tulisan saya berikut: First Post on this Blog) Owkey let's talk about this then..
Nama Saya Muhammad Febiandri Satya Ananda, saya masih berusia 20 tahun saat ini, dan ini hanyalah sekadar pendapat saya, tentang pendewasaan diri. Menjadi dewasa, itu merupakan suatu pilihan, mengapa begitu? Karena memang, nyatanya masih banyak orang yang berusia tua, yang bersifat kekanak-kanakan. Yang saya maksud kekanak-kanakan disini adalah, dia lalai atas tanggung jawabnya. Mengapa saya bisa bilang seperti itu? Karena memang, anak-anak belum terlalu paham akan arti sebuah tanggung jawab. Berikutnya, orang yang dewasa secara pikiran adalah, dia yang mampu memilih jalan hidupnya menuju arah yang baik, atau bisa dibilang, dia yang sudah benar-benar paham apa perbedaan hal yang baik dan buruk. Maksudnya adalah: dia mampu berpikir panjang, bahwa dia akan hidup dalam jangka waktu yang lama, dan tau, bahwa dia memiliki banyak hal yang harus dijaga, termasuk badan, hati, dan pikirannya sendiri. Yang terakhir, orang dewasa haruslah memiliki target dalam hidupnya.(untuk penjelasan tentang target, silakan klik link nya ya). Contoh begini: Saya harus lulus kuliah dengan IPK Minimal 3,75 atau Saya harus diterima bekerja di perusahaan itu. Itu adalah contoh target.
Intinya adalah: Kembangkan diri kita, untuk menjadi dewasa dan teruslah menginspirasi! Ciao...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar