Pasti kita semua suka naik bus, entah hanya untuk berkeliling kota, atau mungkin, menjadikan mobilitas kita sehari-hari. Menjadi suatu kepastian, bahwa kita pasti akan melihat jadwal yang tersedia di setiap halte untuk menunggu bus yang akan kita naiki. Namun, sadarkah kita bahwa sesungguhnya jadwal bus yang sering kita lihat itu memiliki suatu filosofi? Kali ini, saya akan coba mengupas secara tajam setajam silet (kok jadi acara gosip ya?) tentang filosofi jadwal bus. Here we go!
Jadwal bus, pastilah kita suka melihatnya di halte-halte bus di Jakarta, atau bahkan di terminal bus di seluruh Indonesia. Ternyata, sadarkah kita kalau ini mengingatkan kita, bahwa sesungguhnya kita sedang menunggu giliran? Jadwal bus dapat diibaratkan sebagai jadwal kita untuk menghadap Allah SWT. Apabila bus yang ingin kita naiki sudah tiba, pastilah kita langsung menaikinya, dan bus itu akan mengantar kita ke tujuan kita. Sama seperti ini, Apabila giliran kita menghadap Allah sudah tiba, maka kita akan langsung menghadap pada-Nya. bus pada ilustrasi kali ini dapat diumpamakan sebagai alam kubur, yang akan menghantarkan kita menuju keabadian alam akhirat.
Semoga bermanfaat dan mengispirasi, dan semoga ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua.. Ciao...
Sesungguhnya segala sesuatu sudah digariskan oleh Yang Kuasa, memiliki filososi nya masing-masing. Tinggal kita manusia ciptaan-Nya memahami dan melihat sesuai sudut pandang masing-masing jua...
BalasHapusWallahu'alam
tepat sekali.. :D
Hapus